Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao

Tuai Kecaman, Wagub Jabar Sebut Poligami Jadi Solusi HIV/AIDS

- Apahabar.com     Rabu, 31 Agustus 2022 - 13:15 WITA

Tuai Kecaman, Wagub Jabar Sebut Poligami Jadi Solusi HIV/AIDS

Wagub Jabar sebut Kawin dan Poligami bisa Atasi HIV (Foto: Okezone)

apahabar.com, JAKARTA – Kasus positif HIV di Bandung, Jawa Barat, menembus angka 5.943 orang, terhitung sejak 1991 – 2021. Sebanyak 11 persen di antaranya adalah ibu rumah tangga, sedangkan 6,9 persen lainnya merupakan mahasiswa.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung membeberkan, salah satu pemicu tingginya kasus HIV pada kalangan ibu rumah tangga ialah sang suami tak menggunakan pengaman saat bersetubuh dengan pekerja seks.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyarankan poligami sebagai upaya mencegah suami berhubungan seks dengan wanita lain. Dia juga menyarankan anak muda untuk menikah daripada hanya sekadar berhubungan seks.

“Daripada terkena penyakit itu, menurut saya, solusi menekan angka penyebaran HIV/AIDS adalah menikah bagi anak-anak muda dan berpoligami bagi yang sudah nikah,” ujar Uu dalam keterangannya, dikutip Rabu (31/08).

Poligami Bukan Jalan Pintas

Pernyataan ini sontak menuai beragam respons dari publik, salah satunya datang dari Ketua PBNU Bidang Keagamaan, Ahmad Fahrurrozi. Dia menilai usulan Wagub Jabar itu tak bisa dibenarkan.

Gus Fahrur, sapaannya, menilai kasus HIV/AIDS bukan semata-mata perihal rumah tangga. Menurutnya, seks bebas masih merupakan faktor utama risiko penularan penyakit tersebut.

Dia juga menilai HIV/AIDS adalah problematika lintas sektor. Sehingga, kurang tepat rasanya bila disederhanakan dengan mengambil jalan pintas melalui poligami.

“HIV/AIDS itu problematika lintas sektor, yakni ekonomi, politik, kesehatan, sosial dan budaya. Solusinya tidak bisa dikaitkan dengan poligami,” katanya, seperti dikutip dari situs resmi NU Online, Rabu (31/08).

Editor: Deasy Tirayoh - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

News

Kagumnya Bupati Tabalong Lihat Inovasi Sayur-Mayur Bhayangkari
Mobil mpv stargazer

News

Mau Beli Mobil MPV, Perhatikan 3 Poin Penting Ini
MI5 dan FBI Tuding China Ancaman

News

M15 dan FBI Tuding China Sebagai Ancaman, Negeri Tirai Bambu Bereaksi

News

Deretan Koleksi Kendaraan Anies Baswedan, Ternyata Ada Skuter Klasik

News

Nasib Kombes Agus Patria Diputuskan Hari ini: Disinyalir Rusak TKP Hingga CCTV

Relax

Ingin Jadi Bajak Laut, Begini Dunia Kreasi Eiichiro Oda Melayarkan One Piece
Hafisz Thohir

News

Hafisz Tohir Ungkap Kenaikan Harga BBM Dapat Merusak Target Ekonomi Indonesia

News

Perkuat Ekonomi Mikro, Sebanyak 65,4 Juta UMKM Lakukan Digitalisasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com