Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Warga Balangan Cari Keadilan Atas Pengalihan Tanah di PTUN Banjarmasin

Edward Manurung, warga Desa Hukai, Kabupaten Balangan melakukan uji materi terhadap Sertifikat Hak Pakai (SHP).
- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 22:08 WITA

Warga Balangan Cari Keadilan Atas Pengalihan Tanah di PTUN Banjarmasin

Sejumlah kuasa hukum memperlihatkan bukti ke Majelis Hakim PTUN Banjarmasin. Foto-apahabar.com/ Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Edward Manurung, warga Desa Hukai, Kabupaten Balangan melakukan uji materi terhadap Sertifikat Hak Pakai (SHP).

SHP yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional Balangan tersebut diduga atas nama Muhammad Alipandi dan Murdiansyah.

Perkara nomor 118/G/2022/PTUN.BJM disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin, Kamis (4/8).

Kuasa hukum penggugat, Muhammad Pazri telah membawa lima saksi untuk meyakinkan majelis hakim atas perkara penerbitan SHP itu.

Kedua saksi kunci tersebut yakni inisial A dan M.

“Mereka muncul sebagai saksi bahwa tidak pernah menandatangani berbagai macam jual beli dan tidak pernah punya tanah di sana,” ucap Pazri.

Ia menegaskan, tanah itu secara sah milik kliennya, Edwar Manurung, yang diperuntukkan untuk perkebunan dan tanaman lainnya.

”Terbitnya SHP itu cacat dan harus dibatalkan oleh majelis hakim sebagai objek sengketa,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum BPN Balangan, Rizki Maulana mengaku telah menerbitkan SHP tersebut pada 2019 lalu.

”Nanti kita lihat di pengadilan saja dan kita hormati putusannya. Pastinya ada 8 surat kepemilikan di atas tanah tersebut selain Alipandi dan Murdiansyah,” tuturnya.

Diketahui, perkara ini bermula ketika tanah milik Edwar Manurung seluas kurang lebih 1,3 hektare tertumpang tindih dengan sertifikat atas nama Muhamad Alipandi dan Murdiansyah yang diterbitkan BPN Balangan.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPKM Kalsel

Hot Borneo

Siasati Momen Mudik, Kalsel Mau Perketat PPKM Lagi?
BPBD Kotabaru

Hot Borneo

Langkah BPBD Kotabaru Hadapi Musim Hujan hingga Ancaman Banjir
Perusak Pot

Hot Borneo

Nah Lho! Ruwetnya Petugas Cari Pesantren ODGJ untuk Perusak Pot di Tapin
operasi pasar minyak goreng curah

Hot Borneo

Dear Warga Banjarbaru, Operasi Pasar Minyak Goreng Curah Dimulai Esok
Pasutri Kecelakaan Tunggal

Hot Borneo

Pasutri Tamunti Tabalong Kecelakaan Tunggal, Istri Meninggal di Tempat

Hot Borneo

Menteri Sandi ke Kubah Basirih: Wisatawan Jangan Hanya “Rohali”

Hot Borneo

Nekat, Pria di Balikpapan Curi 8 Tabung Gas Melon Milik Pedagang Nasi Kuning
PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Terdampak Perbaikan Pipa Bocor, Warga Banjarmasin Kesulitan Air Bersih 3 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com