Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

1,3 Miliar Data Registrasi Kartu SIM Indonesia Bocor, Warganet Serbu Kominfo

- Apahabar.com     Kamis, 1 September 2022 - 21:15 WITA

1,3 Miliar Data Registrasi Kartu SIM Indonesia Bocor, Warganet Serbu Kominfo

Unggahan soal penjualan data registrasi kartu SIM telepon seluler Indonesia yang dipasarkan akun hacker Bjorka. Foto: Twitter

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi perbincangan hangat warganet, setelah 1,3 miliar data kartu SIM diduga bocor dan dijual di forum gelap.

Data yang dikabarkan bocor itu terbilang mengkhawatirkan, karena berisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, nama provider, hingga tanggal registrasi.

Adapun nama provider yang disebutkan telah bocor mencakup Telkomsel, 3 (Tri), Indosat, XL dan Smartfren.

Tak pelak kabar kebocoran data di internet itu seketika mencuri atensi warganet. Terlebih si penjual data mengaku mendapatkan 1,3 miliar data itu dari Kominfo.

“Penjual menyatakan bahwa data ini didapatkan dari Kominfo RI,” tulis pemilik akun Twitter @SRifqi, Kamis (1/9).

Ironisnya 1,3 miliar data registrasi kartu SIM yang bocor tersebut, diduga dibanderol dengan harga Rp742 juta.

“Pelaku juga membagikan sampel gratis sebanyak 2 juta data,” tambah akun lain dengan nama @secgron.

Buntutnya Kominfo sempat menjadi trending topik di jejaring media sosial Twitter. Tak sedikit warganet yang menyerbu akun milik Kominfo.

“Ini Kominfo bisa digugat nggak sih? Class aciton gitu atau apalah. Biar nggak asal-asalan,” tulis akun @arie***.

“Kominfo, pak setahun nggak bikin data bocor bisa nggak si? Buset dah gue kek tinggal di Kepulauan Solomon ta*,” tutur @radj***.

“Skill Kominfo yang kalian tidak ketahui: satu, dapat memblokir APK. Dua, dapat memancing amarah orang,” timpal @Budi0006***.

Sementara Kominfo melalui keterangan resmi, membantah tudingan kalau sumber kebocoran data itu berasal dari mereka.

“Berdasarkan pengamatan atas penggalan data yang disebarkan oleh akun Bjorka, dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak berasal dari Kominfo,” jelas Kominfo.

“Kementerian Kominfo sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber data dan hal-hal lain terkait dengan dugaan kebocoran data tersebut,” tutup keterangan tersebut.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kunker DPRD Banjar

News

DPRD Banjar Kunker, LSM Berdemo
Ilustrasi bahan pokok. Foto-Kompas

News

Harga Bahan Pokok Rawan Naik Pasca-Kenaikan BBM, KPPU: Jangan Aji Mumpung

Nasional

Kampanye Stop Pelecehan Seksual Efektif Bikin Kasus di Transjakarta Menurun
Uji Kebohongan

News

Kasus Brigadir J, Polisi Periksa Bripka RR dan KM Pakai Alat Uji Kebohongan
Eril

News

Jenazah Eril Tiba di Indonesia Sore Ini, Dimakamkan Besok
pesawat tni al jatuh

News

Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura

News

Sri Mulyani Apresiasi Keterbukaan Informasi di Kementerian Keuangan
Kakek Sarijan

News

Sabu Bawah Tempat Tidur, Buruh Harian Diciduk di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com