Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Masuk Grup Neraka, Pelatih: Hasil Uji Coba Bisa Jadi Keyakinan

7 Napi Pemakai Tanjung Direhab BNN Tabalong

- Apahabar.com     Sabtu, 10 September 2022 - 18:31 WITA

7 Napi Pemakai Tanjung Direhab BNN Tabalong

Tujuh WBP perkara narkoba di Rutan Tanjung mengikuti program rehabilitasi yang dilakukan BNNK Tabalong. Foto: Humas Rutan Tanjung for apahabar.com.

apahabar.com, TANJUNG – Tujuh warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Tanjung menjalani rehabilitasi.

Ketujuhnya narapidana kasus narkoba atau pemakai yang terjerat Pasal 127 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Rehabilitasi menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat.

“Diikutkannya 7 WBP menjalani program rehabilitasi bertujuan memberikan kesempatan bagi mereka agar bisa terlepas dari ketergantungan terhadap narkoba atau obat-obatan terlarang,” kata Kepala Rutan Tanjung, Rommy Waskita Pambudi, Sabtu (10/9).

Dijelaskan Rommy, program rehabilitasi kali ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Rutan Tanjung dengan BNNK Tabalong.

Selain itu, menyikapi PKS P4GN Prekursor Narkotika, Sinegritas dan Kolaborasi Kemenkumham Kalsel dan BNNP Kalsel, dan Program Prioritas Nasional Bidang Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2023, meliputi Layanan Rehabilitasi Medis dan Sosial serta pasca-rehabilitasi bagi WBP.

“Kegiatan rehabilitasi ini berupa konseling dan penanganan terbatas berdasarkan putusan pengadilan sebagai pemakai narkotika,” beber Rommy.

Sementara itu, Septyandi Ashari, Perawat BNNK Tabalong mengatakan pada program rehabilitasi ini pihaknya baru melakukan skrining, asesmen, tes urine, serta pemeriksaan kesehatan.

“Dari hasil skrinning dan assesmen dilakukan intervensi singkat berupa edukasi dan perbaikan perilaku,” jelasnya terpisah.

Pada pertemuan selanjutnya, kata Septy, pihaknya akan melakukan edukasi kembali kepada pencandu melalui sosialisasi serta pertemuan kelompok.

“Untuk jumlah pertemuannya bisa sampai 5 kali disesuaikan dengan masalah kliennya,” sebutnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Sering Dianggap Pasal Karet, PBNU: Perumusan Pasal Penodaan Agama Harus Hati-hati!
Ibu Kota Baru

News

Tegas! PNS yang Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru Diminta Mundur

News

Polsek Simpang Empat Tanbu Gulung Dua Pengedar dan Satu Pemakai Sabu

News

Fokus Modernisasi Koperasi Pangan, MenKopUKM Ajak Perempuan Berkoperasi
BBM

News

Perbankan Ungkap Tiga Dampak Kenaikan Harga BBM
Umrah Kalsel

News

Mau Ramadan, Warga Kalsel Ramai-Ramai Berangkat Umrah 

News

Miris! Sepasang Suami Isteri Rawat Anak Sahabatnya Malah Ditetapkan Tersangka
Migor Tabalong

News

Mendag Pastikan Harga Minyak Goreng dan Gula Normal saat Ramadan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com