Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

Banyak Salah Kaprah Menggunakan Lampu Hazard Saat Hujan, Pahami Fungsi Sebenarnya

Tidak sedikit dari para pengemudi kendaraan menggunakan lampu hazard sebagai isyarat atau informasi untuk pengendara di belakangnya.
- Apahabar.com     Senin, 19 September 2022 - 11:46 WITA

Banyak Salah Kaprah Menggunakan Lampu Hazard Saat Hujan, Pahami Fungsi Sebenarnya

Pahami sebenarnya fungsi lampu hazard ketika berkendara. (Foto: dok. ADM)

apahabar com, JAKARTA – Saat ini sebagian pengendara masih banyak yang menggunakan lampu hazard ketika hujan deras, alasannya karena jarak pandang terbatas.

Ketika jarak pandang terbatas, tidak sedikit dari para pengemudi kendaraan menggunakan lampu hazard sebagai isyarat atau informasi untuk pengendara di belakangnya.

Padahal penggunaan lampu hazard tidak boleh sembarangan, hanya boleh digunakan dalam kondisi darurat.

“Menyalakan lampu hazard dalam kondisi darurat itu benar. Tetapi tidak semua sepakat kalau kondisi hujan itu merupakan kondisi darurat,” ujar Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SCDI) kepada apahabar, Minggu (18/9).

Untuk itu, ia menekankan pentingnya masyarakat memahami arti sebenarnya dari kondisi darurat atau bahaya itu sendiri.

“Yang dimaksud dengan kondisi darurat atau bahaya adalah saat kondisi kendaraan dalam keadaan tidak berjalan. Jadi, kalau kendaraan masih dalam kondisi berjalan artinya tidak darurat,” tukasnya.

Meski begitu, pria berkacamata ini juga mengakui, bahwa ketika hujan deras membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

Namun, ada cara yang lebih tepat untuk memberi isyarat untuk pengendara di belakang dan ketika jarak pandang pengemudi sudah sangat terbatas.

“Kalau tujuannya (pemakaian lampu hazard) untuk memberi info ke pengendara dibelakang, cukup pakai lampu senja saja. Kalau menurut pengemudi visibilitas sudah sangat terbatas, maka cari tempat berhenti yang aman dan terdekat,” terang pakar Road Safety ini.

Editor: Denny Firmansyah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rusia

News

Ukraina Klaim 3.500 Tentara Rusia Tewas dalam Pertempuran
BUMN

News

BUMN Dukung Penuh Transformasi Bisnis di Era Digital

Relax

Saksikan, Duel Tinju Azka Corbuzier Vs Paris Pernandes ‘Salam dari Binjai’ Besok!

Relax

Para Artis Ini Ditahan Meski Punya Anak Kecil, Putri Candrawathi Kok Nggak?

News

Melalui Dana Alokasi Umum, Kemenkeu Anggarkan Rp25 Triliun Gaji PPPK Daerah

Relax

Jajal Citayam Fashion Week, Paula Verhoeven Ajak Bonge ‘Penguasa Sudirman’ Catwalk
Lebaran 2022

News

3 Tips Isi Aktivitas Saat Pekan Liburan Lebaran

News

Terungkap! Alasan WHO Belum Jadikan Covid-19 Sebagai Endemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com