Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5

BBM Naik, Harga Cabai di Palangka Raya Ikut Melambung Nyaris 50%

Harga cabai di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ikut melambung seiring dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) per Sabtu.
- Apahabar.com     Jumat, 9 September 2022 - 14:48 WITA

BBM Naik, Harga Cabai di Palangka Raya Ikut Melambung Nyaris 50%

Suasana Pasar Besar Palangka Raya. Foto-apahabar/Andre

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Harga cabai di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ikut melambung seiring dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) per Sabtu, 3 September 2022 lalu.

Salah satunya seperti di Pasar Besar Palangka Raya. Di mana, harga cabai rawit yang semula Rp50 ribu per kilogram, kini merangkak naik menjadi Rp70 ribu per kilogram.

Meski begitu, sejumlah komoditas lain seperti ayam potong, bawang merah, telor dan sayur mayor masih terbilang fluktuatif.

Seorang pedagang, Yanti menilai, meroketnya cabai rawit akibat naiknya BBM dalam sepekan terakhir.

“Kenaikan ini karena biaya transportasi atau pengiriman dari Banjarmasin mengalami kenaikan,” ucap Yanti kepada apahabar.com, Jumat (9/9) pagi tadi.

Di waktu bersamaan, seorang pembeli, Ida mengaku keberatan dengan kenaikan harga BBM tersebut. Sebab, menurutnya, bakal berdampak terhadap kebutuhan bahan pokok.

“Sebelum BBM naik, harga kebutuhan bahan pokok sudah mengalami kenaikan, apalagi harga BBM naik, apa nggak tambah mahal,” keluhnya.

Dia berharap, pemerintah dapat menstabilkan kembali harga bahan pokok, khususnya di Palangka Raya, agar masyarakat ekonomi lemah tidak terbebani.

Sementara itu, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya telah bekerja sama dengan Bank Indonesia Kalimantan Tengah dan Badan Pusat Statistik menggelar operasi pasar murah dengan tujuan menekan inflasi.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wabah PMK

Hot Borneo

Lima Sapi Berau Bergejala PMK, Balikpapan Perketat Pengawasan

Hot Borneo

Polisi Ungkap Modus Guru Cabul SMK Banjarmasin

Hot Borneo

Mobil Vs Truk di Trikora Banjarbaru, Sopir Tewas Terjepit
apahabar.com

Hot Borneo

Sempat Menggila, Serangan Hama Tungro Kalsel Diklaim Mereda
Warung Veteran

Hot Borneo

Perda Ramadan Banjarmasin Beda dengan Kota Lain, Antropolog: Histeria Massa

Hot Borneo

Tunggu Pelanggan di Lokalisasi, Pengedar Sabu Diringkus Polisi Loa Janan
BUMDesa

Hot Borneo

Wakili Tanbu, BUMDesa Tirta Jaya Raih Penghargaan Terbaik III
Lapas Kotabaru

Hot Borneo

Tegas, Kalapas Kotabaru Minta Anak Buah Jangan Mencla-mencle
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com