Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

BBM Naik, Mahasiswa Kalsel Siapkan Demo Besar-besaran 

- Apahabar.com     Senin, 5 September 2022 - 16:19 WITA

BBM Naik, Mahasiswa Kalsel Siapkan Demo Besar-besaran 

Foto ilustrasi demonstrasi mahasiswa di depan kantor DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin. apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Mahasiswa tengah merapatkan barisan. Demonstrasi atas naiknya harga BBM siap digelar.

Mereka melihat keputusan pemerintah telah membebani masyarakat. “Malam ini kami konsolidasi,” ujar Koordinator Wilayah BEM Se-Kalimantan Selatan Yogi Ilmawan kepada apahabar.com, Senin (5/9).

Sesuai rencana, pertemuan diikuti seluruh internal BEM pelbagai perguruan tinggi se-Kalsel. Semua saran dan masukan masing-masing BEM dirembukkan malam ini.

“Secara garis besar akan membahas sikap BEM Se-Kalsel tentang kenaikan harga BBM ini,” jelas ketua Dewan Mahasiswa UIN Antasari ini.

Termasuk menyusun agenda aksi demonstrasi, kapan dan di mana akan ditentukan dalam forum tersebut.

“Pembahasan mulai dari menentukan kapan turun, tuntutannya apa saja dan beberapa teknis yang lain,” pungkas Ilmawan.

Ya, gelombang penolakan naiknya harga BBM mulai terasa sejak ditetapkan pemerintah 3 September 2022 lalu.

Tak hanya BEM Se-Kalsel, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Kalsel-Teng juga berencana menggelar aksi penolakan dalam waktu dekat.

HMI telah menyatakannya sikap menolak keras, khususnya kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Kami Badko HMI Kalsel-Teng menolak keras. Kami akan turun ke jalan beberapa hari ke depan,” ujar Ketua Umum Badko HMI Kalsel-Tang, Abdul Halim, Minggu malam.

Pemerintah resmi menaikan beberapa harga BBM subsidi dan non-subsidi per 3 September lalu. Pertalite dari Rp7.650 per liter jadi Rp10.000 per liter. Kemudian solar subsidi dari Rp5.150 jadi Rp6.800 dan Pertamax dari Rp12.500 jadi Rp14.500 per liter.

Bahkan di Kalimantan harga Pertamax naik menjadi Rp14.850 per liter disebabkan penyesuaian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Identitas Mayat di Sungai Kahayan Palangka Raya Belum Terungkap, Hasil Visum Mengejutkan
spbu belitung darat

Hot Borneo

Ricuh di SPBU Belitung Darat, Paman dan Keponakan Diamankan Polisi
R15

Hot Borneo

Terkuak, Pengendara R15 Tewas Tergeletak Ternyata Sekuriti Gereja YHS Palangka Raya

Hot Borneo

Diduga Korban Pembunuhan, Pasutri di Palangka Raya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar. Foto-Istimewa.

Hot Borneo

Zairullah Azhar Dukung Banjarbaru Jadi Ibu Kota Provinsi Kalsel

Hot Borneo

Dugaan Manipulasi Data, Peserta PMB Uniska Melapor ke Polda Kalsel

Hot Borneo

Bandar Togel Karang Bintang Digulung Polisi Tanbu
Hak Cipta

Hot Borneo

Musisi Kalsel Polisikan 2 Perusahaan Penerbitan Terkait Hak Cipta!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com