Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

BBM Naik, Motoris Kelotok Banjarmasin Makin Menjerit! 

- Apahabar.com     Jumat, 9 September 2022 - 15:14 WITA

BBM Naik, Motoris Kelotok Banjarmasin Makin Menjerit! 

Aktivitas wisata andalan susur sungai Banjarmasin ikut terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi. apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Naiknya harga BBM bersubsidi berimbas pada geliat objek wisata susur sungai Banjarmasin.

Motoris kapal wisata andalan Kalsel itu terpaksa menaikkan tarif. Padahal, sebelum itu mereka sudah susah mendapatkan solar.

Sebab, SPBU memberlakukan larangan pembelian BBM dengan menggunakan jeriken.

“Jadi kami terpaksa membeli ke pengecer seharga Rp14 ribu per liter,” ujar Mansyah, seorang motoris kelotok, Jumat siang (9/9).

Harga solar yang dibelinya di pedagang eceran lebih mahal dua kali lipat dibanding di SPBU. Solar subsidi kini menjadi Rp6.800 per liter dari semula Rp5.150.

Sedangkan dalam sehari para motoris kelotok membutuhkan tak kurang dari 20 liter solar. “Penghasilan tidak menentu, bisa seminggu dapat Rp400 ribu paling gede,” ucapnya.

Besarnya biaya membeli solar saat ini menjadi beban pribadi baginya. Ia juga masih harus berjuang menghadapi mahalnya beberapa bahan pokok di pasaran.

“Mestinya ada kebijakan khusus agar kami lebih mudah mendapatkan solar di SPBU,” tuturnya.

Misalnya, setiap motoris kelotok mendapat kartu khusus guna antre di SPBU. “Jadi bisa kita mengambil 20 liter solar di SPBU,” tuturnya.

Motoris kelotok lainnya, Ahmad Supiani mengiyakan jika tarif layanan susur wisata naik seiring harga baru BBM bersubsidi.

Untuk sekali berlayar menuju Pulau Kembang dari semula Rp400 ribu kini menjadi Rp450 ribu atau naik Rp50 ribu.

Namun khusus kelotok wisata mengitari kawasan kampung hijau dan Sungai Martapura tarifnya tetap sama. Mereka tidak menaikan tarif.

“Tetap Rp5 ribu hingga Rp 10 ribu per orang,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, saat akhir pekan kawasan objek wisata susur Sungai Martapura selalu ramai dikunjungi wisatawan. Dalam hari itu, mereka bisa lebih dari dua kali bolak balik melayani wisatawan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kebakaran Kantor Desa

Hot Borneo

Kebakaran Kantor Pambakal di Sungai Kitano; Dokumen Pertanggungjawaban Hangus, Polisi Masih Melakukan Penyelidikan
BLT Minyak Goreng Kalsel

Hot Borneo

Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Balikpapan Panggil 9 Saksi

Hot Borneo

Polres Tabalong Musnahkan 1 Ons Sabu Kasus Incus

Hot Borneo

DITANGKAP! Oknum Guru Cabul SMK Banjarmasin
Vonis

Hot Borneo

Akhirnya Kades Kinipan Wiliem Hengky Divonis Bebas 
ruu sisdiknas

Hot Borneo

Sejumlah Pengajar di Kalsel Tolak Wacana Penghapusan TPG, Kualitas Mengajar Dinilai Bakal Turun

Hot Borneo

Ditulis Jurnalis Apahabar.com, Cerita Kupang Ranggas Si Raja Alai Pikat Bupati HST
Polisi banjarmasin

Hot Borneo

Ancaman Sanksi Suami ‘Ratu’ Arisan Bodong Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com