Megaproyek Kereta Api Kalsel Belok ke Jorong: Tak Mudah Mengintegrasikan KEK Breaking News! Bangunan Pasar Lima Ambruk, 4 Orang Sempat Terjebak Pengemudi Ojol Lebih Memilih Pakai Motor Konvensional Dibanding Motor Listrik, Terungkap Alasannya Samsung Galaxy A23 5G Dirilis, Spesifikasinya Dirancang untuk Generasi Milenial Di Tengah Krisis Pangan, Jokowi Sentil Kecilnya Porsi Startup Agrikultur

Berikan Bantuan Sektor Transportasi, Pemerintah Siapkan Bantalan Sosial Rp24,17 Triliun  

Bantalan sosial diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat.
- Apahabar.com     Kamis, 22 September 2022 - 23:23 WITA

Berikan Bantuan Sektor Transportasi, Pemerintah Siapkan Bantalan Sosial Rp24,17 Triliun   

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Setkab

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan sosial tambahan berupa anggaran bantalan sosial sebesar Rp24,17 triliun.

“Sebagai respon penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pemerintah memberikan tiga jenis bahan bantalan sosial yaitu bantuan langsung tunai, bantuan subsidi upah dan pemerintah daerah agar menggunakan 2 persen dana transfer umum,” terang Airlangga dalam dari di kanal YouTube PerekonomianRI, Kamis (22/9).

Sebagai tambahan bantalan sosial untuk membantu sektor transportasi, seperti angkutan umum, ojek bahkan nelayan. Selain itu, juga dimaksudkan untuk melindungi daya beli masyarakat dari tekanan kenaikan harga global serta mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.

Airlangga mengatakan bahwa pemerintah mengupayakan menjaga harga domestik yang suppliernya dapat dikendalikan yaitu paling utama adalah dari komoditas pangan.

Menurutnya pemerintah akan terus memonitor pergerakan harga komoditas pangan agar dapat segera melakukan antisipasi apabila terjadi lonjakan harga pasca kenaikan harga BBM sejumlah komoditi pangan.

“Seperti cabai dan bawang merah mengalami kenaikan harga namun demikian saat ini pergerakan masih cenderung menurun dan stabil komoditas lain adalah tentu yang harus dijaga adalah terkait dengan beras,” kata Airlangga.

Airlangga menambahkan untuk menghadapi perkembangan inflasi saat ini pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP), akan terus memperkuat koordinasi maupun sinergi program kebijakan untuk stabilisasi harga. Khususnya, setelah penyesuaian BBM guna mendukung pencapaian inflasi nasional agar tetap terkendali.

Berbagai langkah, ungkap Airlangga, dalam pengendalian inflasi sebagai akibat dari peningkatan permintaan serta disrupsi rantai pasok mendorong peningkatan inflasi yang signifikan diberbagai negara seperti Turki, India, Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Rusia.

“Sejalan dengan inflasi di berbagai negara meskipun realisasi inflasi Indonesia dalam tren meningkat dan berada di inflasi sebesar 3 plus minus 1 persen namun inflasi Indonesia masih relatif terkendali,” kata Airlangga.

Selain itu, pada Agustus 2022 inflasi Indonesia tercatat sebagai 4,69 persen (YoY) lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Juli sebesar 4,94 persen. Inflasi Indonesia juga meningkat di bulan Juli didorong oleh lonjakan inflasi volatile food yang tercatat sebesar 11,47 persen (YoY) dan telah berhasil ditekan di bulan Agustus menjadi 8,93 persen (YoY).

“Seiring dengan upaya TPIP dan TPID dalam melakukan extra effort pengendalian inflasi kita akan terus menekan inflasi agar dapat mencapai komitmen awal pada High Level Meeting (HLM) TPIP maret lalu yang sebesar targetnya adalah 3 sampai 5 persen,” tutupnya.

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Migor Tabalong

News

Pesan ke PPI, Pemkab Tabalong Siasati Kelangkaan Migor Curah
AHY

News

AHY Tegaskan Kriteria Partai yang akan Berkoalisi dengan Demokrat di 2024
Caro Quintero

News

Gembong Buronan Paling Dicari FBI Tertangkap di Meksiko

News

Jika Rusia Serang Ukraina, Wakil Presiden AS Janji akan Bergerak Cepat

News

Suasana Berduka, Karangan Bunga Bela Sungkawa Berdatangan di SDN Kota Baru III
PMI

News

HUT ke-77 PMI, JK: Terus Berbuat Kebaikan

News

Pengacara Brigadir J Datangi Mabes Polri, Perkarakan Putri dan Sambo Terkait Laporan Palsu

News

Hubungan Indonesia dengan Negara Pasifik Belum Terstruktur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com