Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Berkas Para Tersangka Kasus Brigadir J Telah Sampai di Kejagung

- Apahabar.com     Minggu, 18 September 2022 - 15:06 WITA

Berkas Para Tersangka Kasus Brigadir J Telah Sampai di Kejagung

apahabar.com, JAKARTA – Berkas kasus penembakan dan pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo telah diserahkan untuk yang kedua kalinya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Berkas itu sebelumnya bikin polisi dan Kejaksaan saling lempar.

“Empat berkas sudah di Kejaksaan Agung, sudah diteliti, dan kami dalam proses pengembalian berkas perkara kepada penyidik,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung, Fadil Zumhana di kantornya, Jakarta, Minggu (18/9).

Pada saat itu, Fadil mendorong penyidik untuk melengkapi berkas agar kasus tersebut dapat segera dibawa ke persidangan. Ia mengatakan berkas tersebut harus lengkap syarat formil dan metariil, sehingga bisa dibuktikan di persidangan.

“Harus ada yang diperjelas oleh penyidik tentang anatomi kasusnya, tentang kesesuaian alat bukti,” ungkapnya.

Berkas dari tersangka kelima, yaitu Putri Candrawathi yang diserahkan belakangan dari empat berkas sebelumnya juga telah dikembalikan kepada penyidik Polri.

Polri kemudian melakukan perbaikan dan melengkapi berkas yang telah dikembalikan Kejagung tersebut. Setelah perbaikan selesai, kemudian berkas itu diserahkan kembali kepada pihak Kejagung. Berkas para tersangka itu kini telah diterima Kejagung.

“Betul, pada hari Rabu jam 11.30 WIB, kami telah menerima berkas perkara atas nama tersangka Ferdy Sambo dkk, untuk dilakukan penelitian kembali terkait petunjuk yang telah kami sampaikan sebelumnya telah ditindaklanjuti dengan koordinasi,” ujar Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Jampimdum Kejagung Agnes Triani.

Selain itu, pihak Jampimdum Kejagung juga telah menerima berkas perkara terkait menghalang-halangi penyidikan atau obstruction of justice dari kasus kematian Brigadir J. Berkas yang mencakup tujuh orang tersangka itu telah dilimpahkan oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Tujuh orang tersangka tersebut ialah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irwan Widyanto.

Ketujuh orang tersangka itu diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana melakukan tindakan yang berakibat terganggunya sistem elektronik dan/atau mengakibatkan sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Selain itu, mereka juga diduga melakukan tindakan mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan sesuatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain untuk menghalangi, menghilangkan alat bukti elektronik.

Seperti yang diketahui, Irjen Ferdy Sambo merupakan satu-satunya yang menjadi tersangka atas dua kasus. Yaitu dalam hal pembunuhan berencana dan juga menghalang-halangi penyidikan atau obstruction of justice.

 

Editor: Pramirvan Aprillatu - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Anak Tiri

News

Ayah di Sidoarjo Cabuli Anak Tiri, Mirisnya Direstui Ibu Kandung
uas

News

Ustaz Abdul Somad Ditahan Imigrasi Singapura, Direncanakan Dideportasi
Kunker DPRD Banjar

News

DPRD Banjar Kunker, LSM Berdemo
Calon Haji Indonesia Bersepeda

News

Masyaallah, Calon Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi Setelah 7 Bulan Lebih Bersepeda

News

Waduh… 620 Mahasiswa di Aceh Terseret Korupsi Beasiswa
Ketua Gereja Bela Eltinus Omaleng

News

Ketua Sinode Datangi KPK Minta Bupati Eltinus Omaleng Dibebaskan
BPJS Kesehatan

News

Berlaku Hari Ini! Jual-Beli Tanah Wajib Pakai BPJS Kesehatan
Kopi

News

BPOM Ingatkan Bahaya Kopi Mengandung Paracetamol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com