Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

Bharada Sadam Jadi Saksi, Giliran Brigadir Frillyan Fitri Jalani Sidang Etik

- Apahabar.com     Selasa, 13 September 2022 - 18:04 WITA

Bharada Sadam Jadi Saksi, Giliran Brigadir Frillyan Fitri Jalani Sidang Etik

apahabar.com, JAKARTA – Brigadir Frillyan Fitri (Brigadir FF) menjalani sidang yang digelar oleh Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri hari ini, Selasa (13/9). Brigadir FF sebelumnya menjabat sebagai BA Roprovos Divpropam Polri.

“Agenda sidang hari ini yaitu sidang KKEP dengan terduga pelanggar Brigadir FF akan dilaksanakan pada hari ini Selasa, 13 September 2022 pada pukull 13.00 WIB di ruang sidang Divpropam Polri gedung TNCC (Transnational Crime Center) Mabes Polri,” ujar Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Nurul Azizah, di Jakarta.

Sidang KKEP terkait Brigadir FF ini akan dipimpin oleh Brigjen Agus selaku ketua Komisi KKEP. Selanjutnya, ada Kombes Rahmat Pamudji yang bertindak sebagai wakil ketua komisi, lalu ada Kombes Satyus Ginting, Kombes Fitra Andrias dan Kombes Arnaini yang bertindak sebagai anggota.

Selain itu, Kombes Nurul mengatakan ada empat orang saksi yang dihadirkan dalam persidangan Brigadir FF ini.

“Saksi-saksi dalam persidangan sebanyak empat orang, yaitu Kompol SM, Ipda DDC, Briptu FDA, dan Bharada S (Sadam),” ungkapnya.

Brigadir FF menjalani sidang etik karena dugaan ketidak profesionalan dalam bertugas dalam perkara penembakan dan pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.

Dengan begitu, Brigadir FF tidak termasuk dalam personel Polri yang terseret dugaan menghalang-halangi penyidikan atau obstruction of justice.

“Wujud perbuatan (pelanggaran) ketidakprofesionalan dalam melakukan tugas,” pungkasnya.

Pada hari sebelumnya, Bharada S alias Bharada Sadam yang merupakan supir dari Irjen Ferdy Sambo telah selesai menjalani sidang KKEP.

Bharada Sadam dijatuhi sanksi berupa demosi ke jabatan yang lebih rendah selama satu tahun.

Sidang etik itu telah membuka peran Bharada Sadam dalam kasus ini. Bharada Sadam diketahui pernah mengintimidasi awak media dan menghapus file berupa foto atau video yang dimiliki oleh awak media tersebut.

Selain itu, sebelum digelar sidang etik, Bharada Sadam dan Brigadir Frilliyan Fitri telah dimutasi ke bagian Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri.

Sejauh ini Polri telah menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada lima personelnya. Kelima orang tersebut disanksi terkait dengan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Kelima orang yang terkena hukuman PTDH tersebut ialah Irjen Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, Kombes Agus Nurpatria, dan AKBP Jerry Raymond Siagian. (Regent) 

 

Editor: Pramirvan Aprillatu - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

odong-odong

News

Odong-odong Bukan Angkutan yang Layak, Pengamat: Jauh dari Aspek Keselamatan

News

Tuai Kecaman, Wagub Jabar Sebut Poligami Jadi Solusi HIV/AIDS

News

Pemerintah Menjadi Ujung Tombak Dalam Pelestarian Budaya

News

Seleksi JPT Pemkot Banjarmasin Rampung, Pilihan Akhir Tergantung Wali Kota
harga emas

News

Hari Ini, Harga Emas Antam Rp988 Ribu per Gram
Axor euro 4 hadir di banjarmasin

News

Sokong Bisnis Pertambangan, Truk Mercedes-Benz Axor Euro 4 Hadir di Banjarmasin

News

Target 1 Juta Barel 2030 Dinilai Ambisius, Komisi VII DPR: Butuh Akuisisi Blok Baru Sebesar Rokan dan Cepu

News

Maknai Bulan Suci, Puluhan Siswa Smada Kotabaru Kompak Berbagi Takjil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com