Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Bukan karena Cuaca, Ternyata Ini Penyebab Gagal Panen Padi di HSS

Cuaca yang tidak menentu sekarang ini belum memberikan dampak besar bagi petani padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Namun yang...
- Apahabar.com     Sabtu, 10 September 2022 - 21:53 WITA

Bukan karena Cuaca, Ternyata Ini Penyebab Gagal Panen Padi di HSS

Monitoring pada area persawahan tanaman padi di Hulu Sungai Selatan yang terkena tungro. Foto-Dinas Pertanian HSS

apahabar.com, KANDANGAN – Cuaca yang tidak menentu sekarang ini belum memberikan dampak besar bagi petani padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Namun yang membuat rugi adalah wabah penyakit tungro.

Diketahui, total ada sekitar 1.700 hektare luasan sawah yang ditanam padi di seluruh wilayah Kabupaten HSS terserang penyakit tungro.

Akibatnya, para petani terpaksa pasrah dan harus menelan pil pahit karena tahun ini diperkirakan banyak yang mengalami gagal panen padi.

Kepala Dinas Pertanian HSS, Muhammad Noor mengatakan penyakit atau virus pada padi ini biasanya menyerang ketika fase pertumbuhan vegetatif dan menyebabkan tanaman menjadi tumbuh kerdil dan jumlah anakan berkurang.

“Menyerang tanaman usia 0-45 hari, dan kalau sudah melewati atau menginjak usia di atas 45 hari maka padi sudah tahan terhadap penyakit tersebut,” kata Muhammad Noor, Sabtu (10/9).

Muhammad Noor menjelaskan serangga utama yang menyebarkan virus tungro yakni wereng hijau Nephotettix malayanus dan Nephotettix virescens. Hewan ini menusuk dan meninggalkan virus.

“Pelepah dan helaian daun memendek dan daun yang terserang sering berwarna kuning, daun muda sering berwarna hijau pucat sampai putih dengan panjang berbeda sejajar dengan tulang daun,” jelasnya.

Parahnya, biji padi menjadi kecil dan tidak lebat sehingga petani mengalami kerugian dengan perkiraan persentase kerugian 60 persen dan panen 40 persen dari hasil sebelum terkena penyakit.

Penyakit Tungro HSS

Ciri-ciri daun tanaman padi terkena penyakit tungro. Foto-apahabar.com/Dinas Pertanian HSS

Meminjam data Dinas Pertanian Kabupaten HSS, total luas sawah di 11 Kecamatan Bumi Rakat Mufakat sebutan HSS ada sekitar 30.967 hektare.

Sedangkan yang mengalami gagal panen padi tahun 2022 ini adalah sekitar 1.700 hektare sawah.

Muhammad Noor mengatakan bahwa gagal panen terkena penyakit tungro terparah di Kecamatan Simpur, kemudian Kalumpang, dan Sungai Raya.

“Memang ada yang terkena tungro di beberapa kecamatan. Sebagian kecil ada juga di wilayah Padang Batung dan Angkinang,” lanjut Muhammad Noor, Sabtu (10/9) malam.

Pihaknya pun masih belum bisa menaksir total kerugian petani pascaserangan penyakit tungro. Namun, pemerintah daerah telah menyalurkan beras sebanyak 10 liter per KK.

Mengantisipasi wabah penyakit serupa, Dinas Pertanian HSS menyarankan supaya petani ke depan menanam padi varietas unggul seperti Inpari 32.

Saran itu bukan tanpa alasan, sebab kebanyakan yang terkena tungro adalah varietas lokal.

“Kita utamakan petani menanam bibit padi unggul terhadap penyakit tungro. Salah satunya Inpari 32,” kata Muhammad Noor.

Selain itu, pihaknya bersama dengan penyuluh dan kelompok tani ke depan akan lebih intensif dalam melakukan pengamatan langsung sehingga jika ada kendala bisa ditangani.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Pria Pukuli Mahasiswi di Bus Banjarbakula, Dishub Lakukan Evaluasi
Viral Tiga Wanita di Tanbu Berjoget Sambil Pegang Foto Ulama

Hot Borneo

Viral 3 Wanita di Tanbu Joget Sambil Pegang Foto Ulama, Ini Kata Polisi
Pembobol ATM Banjarbaru

Hot Borneo

ATM di Hotel Nor Indah Banjarbaru Dibobol! Polisi Tangkap 3 Pelaku, 1 DPO

Hot Borneo

Dina Aulia, Sprinter Asal HST yang Sukses Raih Prestasi Internasional
Isyana Sarasvati

Hot Borneo

Nyanyi Seriosa, Isyana Sarasvati Hipnotis Liburland People di Banjarbaru
Pasar Kahayan Palangka Raya

Hot Borneo

Cuma Scan-Klik-Bayar! Transaksi Digital Rambah Pasar Tradisional Palangka Raya

Hot Borneo

Terdaftar Sebagai Anggota Parpol, 3 PNS di Tabalong Lapor Bawaslu

Hot Borneo

Terungkap! Puluhan Ribu Liter Minyak Goreng Ditimbun di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com