Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

DEMO BBM: Beda Sikap Legislator Kalsel Bikin Ragu Demonstran PMII

- Apahabar.com     Selasa, 6 September 2022 - 21:07 WITA

DEMO BBM: Beda Sikap Legislator Kalsel Bikin Ragu Demonstran PMII

Dua anggota DPRD Kalsel Nor Fajri dan Gusti Abidinsyah ketika menemui para demonstran PMMI Kalsel. apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Mahasiswa meragukan sikap dua anggota DPRD Kalsel Nor Fajri dan Gusti Abidinsyah. Sebelumnya, mereka menyatakan sepakat menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Pernyataan keduanya disampaikan saat berhadapan dengan massa PMII Kalsel yang menggelar unjuk rasa di Jalan Lambung Mangkurat tadi siang, Selasa (6/9).

“Kami sepakat. Kami juga menolak secara tegas kenaikan BBM,” ujar Nor Fajri, politikus asal Gerindra.

Keseriusan pernyataan anggota dari Komisi II dan III DPRD Kalsel kemudian diragukan. Sebab, sikap dua anggota dewan ini bertolak belakang dengan Ketua DPRD Kalsel Supian HK.

Di mana Supian HK sehari sebelumnya mengeluarkan statemen yang cukup kontroversial ke media. Dia lebih setuju harga BBM dinaikan dan subsidinya dialihkan ke bantuan langsung tunai atau BLT. Alasannya, selama ini subsidi BBM tak tepat sasaran.

“Karena subsidi BBM yang diberikan selama ini masih belum tepat sasaran. Lebih baik harga BBM ditingkatkan, dan subsidinya dialihkan untuk bantuan masyarakat miskin,” kata Supian HK.

Massa PMII Kalsel Sempat Diadang, Lima Poin Tolak BBM Naik Bergema

Beda sikap antara anggota dan ketua dewan itu pun menjadi pembahasan hangat di lingkaran massa aksi. Salah seorang demonstran, Arbain, menyayangkan pernyataan semacam itu keluar dari mulut seorang ketua dewan.

Arbain menilai Supian HK tak paham dengan penderitaan masyarakat karena diduga terlalu lama hanya berdiam diri di dalam Rumah Banjar.

“Saya mendengar keresahan ojek online. Mereka dua tahun terluka pandemi. Perekonomian terpuruk. Baru mau bangkit dihantam BBM naik,” katanya.

Atas sikap demikian, Arbain ragu jika pernyataan dua anggota dewan yang turut menolak kenaikan harga BBM bersubsidi bakal membuahkan hasil signifikan.

Namun, Nor Fajri buru-buru kembali menegaskan bahwa sikap menolak BBM naik sudah bulat. “Kami mempunyai sikap masing-masing. Kami dari fraksi dan komisi kami tetap menolak,” Fajri seraya meyakinkan Arbain.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Duka Balikpapan, Rahmad Terkenang Pesan Imdaad

Hot Borneo

Portal Dibuka, Pengendara Leluasa Masuk Pasar Wadai Ramadan di Martapura
Pulau Marabatuan

Hot Borneo

Kisah Pria Pulau Marabatuan Bertahun-tahun Selamatkan Penyu di Kotabaru

Hot Borneo

Kisah Edi Susanto, Pemuda Tanpa Dua Lengan di Simpang Nungki Batola
BPBD Kapuas

Hot Borneo

Kemarau, BPBD Kapuas Imbau Camat Antisipasi Karhutla
Bandara Internasional Syamsudin Noor

Hot Borneo

Bebas PCR, Nih Aturan Baru Penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor
Prof. Hadin

Hot Borneo

Dituding Kadisdik Tak Peduli Pendidikan, Prof. Hadin: Dia Diundang Tak Pernah Datang
Cuaca Ekstrem

Hot Borneo

Siang Ini, 7 Wilayah Kalsel Berpotensi Diterjang Hujan Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com