Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Dinas TPH Kalsel Gelar Temu Usaha Kemitraan KEP

- Apahabar.com     Rabu, 21 September 2022 - 16:24 WITA

Dinas TPH Kalsel Gelar Temu Usaha Kemitraan KEP

Dinas TPH Kalimantan Selatan menggela temu usaha kemitraan untuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP), Rabu (21/9). Foto: Dinas TPH Kalsel

apahabar.com, BANJARBARU – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalimantan Selatan menggelar temu usaha kemitraan untuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP), Rabu (21/9).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi, nilai tambah dan kesejahteraan petani.

“Penguatan kelembagaan diperlukan dalam rangka perlindungan dan pemberdayaan petani,” papar Syamsir Rahman, Kepala Dinas TPH Kalsel.

“Oleh karena itu, petani dapat menumbuhkembangkan kelembagaan dari, oleh dan untuk petani guna memperjuangkan kepentingan petani sendiri,” tambahnya.

Kelembagaan petani tersebut terdiri kelompok tani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Usaha Agribisnis (KUB), UPJA hingga LKMA.

Berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) per Mei 2022, jumlah KEP di Kalsel sebanyak 300 unit yang terdiri dari 29 koperasi tani.

Kemudian 2 CV, 133 KUB, 24 LKMA, 14 BUMP 14 dan bentuk lainnya sebanyak 98 unit, “Namun tidak semua KEP berfungsi sesuai harapan,” tukas Syamsir.

Di sisi lain, 8 KEP yang sudah difasilitasi melalui APBD maupun APBN. Mereka adala KEP Mekar Sari Tanah Laut, KEP Mandala Sejahtera Hulu Sungai Selatan dan KEP Subur Makmur Tabalong.

Selanjutnya KEP Serai Wangi HSS, KEP Lebah Madu Banjar, KEP Membangun Bersama Tanah Laut, Gapoktan Sumber Rejeki Tanah Laut dan Gapoktan Tirta Kencana HST.

“Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi untuk pengembangan usaha Gapoktan maupun KEP. Di antaranya, hasil produksi masih terbatas dan belum berorientasi kepada usaha produktif,” ulas Syamsir.

“Diharapkan melalui kegiatan temu usaha kemitraan, pengetahuan dan wawasan Kelembagaan Ekonomi Petani bertambah,” tandasnya.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dinas TPH Kalsel

Inovasi Budidaya Tanaman Padi Apung
Padi

Dinas TPH Kalsel

Kembangkan Padi Varietas Lokal di Jejangkit Batola
Penyakit Tungro

Dinas TPH Kalsel

Tangkal Tungro, Kalsel Mulai Kenalkan Padi Varietas Inpari 43 kepada Petani
Kegiatan bimbingan teknis penilaian angka kredit tingkat provinsi tahun 2022 di Banjarbaru, Rabu (20/7). Foto-Ist

Dinas TPH Kalsel

Berperan Strategis, Penyuluh Pertanian Dituntut Profesional dan Mandiri
Lahan Rawa Lebak Desa Padat Setegal

Dinas TPH Kalsel

Petani Rawa Lebak Padat Setegal Tabalong Mulai Panen

Dinas TPH Kalsel

Sejahterakan Petani, Dinas TPH Kalsel, Korporasi Petani-KEP Gandeng Kementan
Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura

Dinas TPH Kalsel

Permudah Angkut Hasil Panen Petani, Gubernur Kalsel Bantu Kendaraan Roda Tiga

Dinas TPH Kalsel

Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com