Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

Hafisz Tohir Ungkap Kenaikan Harga BBM Dapat Merusak Target Ekonomi Indonesia

- Apahabar.com     Kamis, 8 September 2022 - 17:58 WITA

Hafisz Tohir Ungkap Kenaikan Harga BBM Dapat Merusak Target Ekonomi Indonesia

Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Thohir. (Foto: Dok. Istimewa).

apahabar.com, JAKARTA – Anggota Komis XI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir ungkap dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan Harga BBM bisa merusak target ekonomi Indonesia yang sudah ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

Hafisz mengatakan jika kenaikan ini bisa memicu turunya ekonomi nasional. Jika hal itu terjadi, transaksi perdagangan pasti menurun dan bisa mengakibatkan target ekonomi makro APBN tidak akan tercapai.

“Kalau target-target sudah tidak tercapai, maka otomatis rencana belanja dan penerimaan negara akan terkoreksi atau tidak tercapai,” ujar adik kandung mantan Menteri Perhubungan ke-32, Muhammad Hatta Rajasa itu, Kamis (8/9).

Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan jika kebijakan mencabut subsidi BBM dan menaikkan harga BBM merupakan usaha yang sia-sia.

Kebijakan ini sangat tidak berperikemanusiaan di tengah krisis global saat ini. Itu hanya membuat rakyat miskin semakin banyak akibat kenaikan BBM.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini membenarkan jika anggaran subsidi memang telah memberatkan APBN.

Namun, jika mencari jalan keluar dengan menaikan harga BBM, itu kurang tepat.  Karena justru akan semakin memberatkan lagi bagi kehidupan rakyat kurang mampu.

Hafisz sapaannya yakin, jika dengan menaikan BBM dapat memicu naiknya semua kebutuhan pokok. Sebab kontribusi BBM  lumayan tinggi sebagai komponen yang menentukan  harga produksi.

”Saya yakin, harga bahan pokok juga akan naik seiring naiknya harga BBM. Karena BBM berkontribusi besar terhadap komponen harga produksi, sekitar 15 sampai 20 persen,” ungkap anggota dewan kelahiran Sumatera Selatan 10 Juni 1966 tersebut. (Rian)

Editor: M Subhan Saka - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

firli bahuri

News

Firli Bahuri: Penyelenggara Pemilu Harus Belajar dari Filosofi Tinju

News

Khusus Guru Pendidikan Agama Islam, Kemenag Sediakan 2.000 Slot Beasiswa S1
Sapi Kurban

News

Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa
Rekomendasi pick up

News

Rekomendasi Mobil Pick Up dengan Harga di Bawah Rp200 Juta

News

Sepekan Jelang Konferda, Mayoritas Anggota PWI Kalsel Tak Tahu Punya Hak Pilih
Mafia

News

Hari Ini, Mendag Bongkar Nama Tersangka Mafia Minyak Goreng!
vaksinasi tabalong

News

Tuntas Sehari, Ribuan Vaksin AstraZeneca Hampir Kadaluarsa Tabalong Ludes Disuntikkan

News

Antisipasi Kecelakaan di Sekolah, Ridwan Kamil: Sekolah Perlu Sediakan Jalan Samping
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com