Megaproyek Kereta Api Kalsel Belok ke Jorong: Tak Mudah Mengintegrasikan KEK Breaking News! Bangunan Pasar Lima Ambruk, 4 Orang Sempat Terjebak Pengemudi Ojol Lebih Memilih Pakai Motor Konvensional Dibanding Motor Listrik, Terungkap Alasannya Samsung Galaxy A23 5G Dirilis, Spesifikasinya Dirancang untuk Generasi Milenial Di Tengah Krisis Pangan, Jokowi Sentil Kecilnya Porsi Startup Agrikultur

Industri Hulu Migas Sebut Implementasi Teknologi CCS/CCUS dapat Mendorong Transisi Energi

Produksi migas perlu terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Teknologi CCS/CCUS diperlukan untuk mengurangi emisi karbon
- Apahabar.com     Kamis, 22 September 2022 - 23:30 WITA

Industri Hulu Migas Sebut Implementasi Teknologi CCS/CCUS dapat Mendorong Transisi Energi

Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – CEO Pertamina Hulu Energi (PHE) Budiman Parhusip mengungkapkan kebutuhan energi di masa depan diproyeksikan akan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. Karena itu, energi harus tersedia, terjangkau, dan bersih.

“Berdasarkan skema bauran energi yang tercantum  dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), persentase energi migas memang diproyeksikan menurun. Tapi secara volume akan meningkat. Oleh sebab itu, migas masih berperan penting dalam mendukung pemenuhan energi di era transisi energi,” katanya dalam Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2022 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Kamis (22/9).

Selain itu, penyediaan energi migas perlu memerhatikan risiko lingkungan yang ditimbulkan. Karena itu, menurutnya diperlukan teknologi CCS/CCUS yang akan berperan membantu pengurangan emisi karbon di tengah upaya mengejar target produksi.

Adapun berdasarkan aspek korporasi, pengembangan teknologi CCS/CCUS juga dapat menjadi area bisnis baru bagi Pertamina.

“Aspek teknisnya saat ini adalah memprioritaskan pengembangan EOR dan IOR untuk meningkatkan penangkapan hidrokarbon dan membangun kemitraan untuk pembangunan CCS/CCUS,” katanya.

Budiman menambahkan, saat ini PHE telah membangun kemitraan dengan perusahaan yang memiliki green bond dan terus mendorong perbaikan tata kelola fiskal PSC. Hal tersebut dilakukan untuk membuka CCS/CCUS kemitraan baru, penambahan nilai, leveraging infrastruktur yang ada, dukungan kebijakan, sampai pengembalian keuntungan.

Keberadaan modal yang memadai, kata Budiman, dapat mendukung implementasi CCS/CCUS, termasuk terkait peningkatan produksi, kapasitas, dan pemenuhan kebutuhan domestik.

Adapun Vice President Marketing, Financial & Commercial Development ExxonMobil, Tracy Lothian mengatakan upaya pencapaian NZE membutuhkan dukungan penyimpanan karbon yang besar.

Karena itu, pemangku kepentingan terkait perlu berfokus pada upaya dekarbonisasi di industri yang menghasilkan kadar emisi karbon yang tinggi demi target NZE.

Tracy juga menambahkan proyek CCS/CCUS yang dipimpin ExxonMobil sejah ini telah menunjukan perkembangan positif. Sebab, pihaknya tengah membuka proyek CCS/CCUS di berbagai daerah lepas di pantai Amerika Serikat. Salah satunya terletak di Houston, Texas.

Sementara itu, VP Director of JETRO, Akihisa Matsuda menerangkan pemerintah Jepang telah menetapkan Net Zero Emission pada 2030. Bahkan, berambisi mencapai fase Negative Emission pada 2050.

Melalui JETRO, Jepang tengah menggelar kemitraan strategis terkait CCS/CCUS dengan sejumlah negara Asia dalam komite ASIA CCUS Network.

“Ini dimulai pada 2020 ketika Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga merilis kebijakan Net Zero Emission,” pungkasnya.

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi

News

Presiden Jokowi: Marhaban Ya Ramadan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

News

Indonesia Butuh Rp3.700 Triliun untuk Adaptasi Perubahan Iklim
MNC

News

Sah! Said Aqil Jabat Komisaris Utama Anak Usaha MNC Group
KAI

News

Jakarta-Bandung, Salah Satu Rute Dalam Tiket Promo KAI Expo 2022

News

Divonis Seumur Hidup, Kolonel Priyanto Dipecat dari TNI!
IKN

News

Masyarakat Diminta Urunan Bangun IKN, Wagub Kaltim: Itu Tanggung Jawab Pemerintah Pusat
Wisata

News

Liburan Nyepi, Goa Lowo Kotabaru Diserbu Ratusan Wisatawan

News

Heboh Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Jadi Tersangka Korupsi di BUMN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com