Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Janggal Bjorka Madiun: Tak Ada Komputer, Hanya Jualan Es

- Apahabar.com     Jumat, 16 September 2022 - 08:51 WITA

Janggal Bjorka Madiun: Tak Ada Komputer, Hanya Jualan Es

Bjorka. Foto-tangkapan layar/@bjorkanisme

apahabar.com, JAKARTA – Seorang pemuda asal Madiun berinisial MAH diamankan Mabes Polri. Pemuda itu diduga merupakan sosok di balik hacker Bjorka.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan itu dilakukan oleh penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Ia juga memastikan pemeriksaan yang dilakukan statusnya masih sebagai saksi.

“Yang baru saya dapat informasi yang ada di Jawa Timur aja yang masih didalami. Satu orang aja yang masih didalami,” ujarnya, kutip CNNIndonesia.com.

Kendati demikian ibu dari MAH, Suprihatin mengaku kaget anaknya ditangkap tim siber Mabes Polri karena diduga merupakan hacker Bjorka.

Suprihatin menganggap janggal dengan penangkapan itu karena sang anak bahkan tidak punya komputer ataupun laptop untuk melakukan kegiatan hacker.

Ia mengatakan MAH hanya punya satu ponsel. Karena itu, dia tak percaya jika anaknya adalah peretas yang menggegerkan Indonesia.

“Tidak punya komputer, hanya ponsel satu itu di tangan,” ucapnya.

Ia memastikan apabila keluarganya tidaklah memiliki komputer atau laptop. Suprihatin mengatakan yang ada di dalam kamar anaknya hanya ada tumpukan pakaian saja.

Ia pun menceritakan anaknya ditangkap pada Rabu (14/9) sekitar pukul 18.30 WIB. MAH ditangkap di tempat kerja, yakni di sebuah toko es waralaba lokal di Madiun.

“Saat kerja ditangkapnya. Sempat dibawa pulang ke rumah sini sebelum dibawa ke Polsek Dagangan,” tuturnya.

Suprihatin mengaku tak hanya dirinya yang kaget atas penangkapan anaknya, tapi juga suaminya, Jumanto (52), dan kedua anaknya yang lain.

Lebih lanjut, Suprihatin juga mengatakan apabila anaknya sekali tidak memiliki kemampuan sebagai hacker. Oleh sebab itu, keluarganya pun berharap MAH dapat segera dipulangkan usai menjalani pemeriksaan.

“Saya hanya buruh tani,” katanya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Migor

News

Operasi Pasar Murah di Muara Harus Tabalong, Emak-emak Serbu Migor

News

Polda Kalsel Sosialisasikan Bahaya Radikalisme, Pimpinan Ponpes Hidayatullah Tabalong Tanggapi Soal Jenggot hingga Cadar

News

Jemaah Calon Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci Bertambah
Menperin

News

Ekonomi RI Tumbuh 5,01%, Menperin Ungkap Kinerja Manufaktur Gemilang
Harga Minyak Dunia Naik

News

Pasar Waspadai Dampak Suku Bunga Fed, Harga Minyak Dunia Naik 2 Dolar
Harga Semua Jenis Rokok Naik

News

Siap-Siap Rokok Batangan Bakal Dilarang, Simak Penjelasan BPOM!
Densus

News

Densus 88 Usut Bahan Peledak-Senpi di Asia Afrika Bandung

News

Bermodal Kartu Pertamina, Pria di Balikpapan Asyik Ngetap Solar 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com