Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Jumlah Pengguna PLN Mobile Sempat Terperosok, Kini Sudah 10 Juta Orang Mengunduh

- Apahabar.com     Senin, 12 September 2022 - 19:25 WITA

Jumlah Pengguna PLN Mobile Sempat Terperosok, Kini Sudah 10 Juta Orang Mengunduh

Aplikasi PLN Mobile. Foto: PLN

apahabar.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) mengungkapkan tengah terjadi kenaikan pelanggan sekaligus rating PLN Mobile yang menjadi aplikasi untuk mendukung upaya digitalisasi pelayanan publik.

“Yang tadinya ratingnya di Playstore 2,5 sekarang sudah 4,8. Dan sekarang menjadi aplikasi terbaik ketiga,” ungkap Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo dalam Launching PLN Elevation Watts Up! Senin, (12/9/2022).

Berdasarkan pantauan apahabar.com, aplikasi PLN Mobile di Playstore sudah memiliki rating 4,8, serta terdapat 371.000 ulasan dengan 10 juta lebih yang telah mengunduh.

Darmawan mengungkapkan awal mula layanan PLN Mobile diluncurkan, aplikasi tersebut mendapatkan rating kecil serta mendapatkan hujatan saat mengunduh aplikasi PLN Mobile.

“Aplikasi PLN Mobile rating 2,5 saya cek di Playstore dari atas sampe bawah isinya sumpah serapah, saya miris, saya lihat ini what’s going on. Segitu buruknya PLN pelayanan pelanggannya ratingnya 2,5,” ucap Darmawan.

Saat itu, sebanyak 500.000 orang mengunduh aplikasi PLN Mobile. Dari jumlah tersebut, 450.000 telah menguninstal aplikasi tersebut. Sebanyak 50.000 orang sisanya menjadi pengguna non aktif.

“Ini adalah kondisi di mana pelayanan pelanggan kami mengalami titik nadir, untuk itu, pertama begitu kita melakukan digitalisasi,” ungkapnya.

Darmawan mengatakan peningkatan pelayanan PLN diawali dengan pelayanan Petugas Layanan Teknik (Yantek), yaitu proses pengaduan yang dilakukan oleh pelanggan lewat aplikasi PLN Mobile secara sistem akan diteruskan ke aplikasi Yantek Mobile dan dimonitor lewat Virtual Command Center.

Kemudian jika petugas lama dalam menangani laporan gangguan, dan setiap laporan yang masuk dapat dimonitor oleh manajemen unit pelayanan setempat. Sehingga pengawasan terhadap petugas layanan teknik menjadi lebih ketat dan pelayanan petugas menjadi lebih cepat.

Darmawan menambahkan bahwa tantangan dalam digitalisasi bukan berasal dari produknya, melainkan proses dan budayanya. Proses yang berbelit, kompleks, lambat, menurutnya harus dapat disederhanakan.

“Kemudian digitalisasi dibangun suatu platform sehingga yang tadi lambat menjadi cepat yang kompleks menjadi simpel yang tadinya tidak terkelola menjadi termanajemen dengan baik,” imbuhnya.

Reporter: Resti

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Kapal TNI AL Diserbu Ratusan Nelayan di Kotabaru
Presiden Jokowi

News

Sudah Sering Tanggapi Kasus Pembunuhan Brigadir Yoshua, Presiden Jokowi: Tanyakan ke Kapolri

News

Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan!
Afrika Selatan

News

Brigadir J Diduga Lecehkan dan Todong Senjata ke Istri Kadiv Propam

News

Minyak Goreng Langka, Polri Belum Temukan Pelanggaran Pidana

News

Ada Kabar Baik dari Kemenkes Soal Hepatitis Akut Misterius RI
PDAM Bandarmasih

News

Simalakama Status Perseroda PDAM Bandarmasih, Tarif Air Bakal Naik
Ferdy Sambo

News

Irjen Ferdy Sambo Mengundurkan Diri dari Polri!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com