Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao

Kesehatan Memburuk, Ini Riwayat Penyakit Ratu Elizabeth

- Apahabar.com     Kamis, 8 September 2022 - 23:45 WITA

Kesehatan Memburuk, Ini Riwayat Penyakit Ratu Elizabeth

Ratu Elizabeth II. Foto-Dok/apahabar

apahabar.com, JAKARTA – Kondisi kesehatan Ratu Elizabeth, pemimpin Kerajaan Inggris, dikabarkan memburuk pada Kamis (8/9) siang waktu setempat.

Ratu yang saat ini berada di Kastil Balmoral di Skotlandia, tengah dalam pengawasan intensif tim dokter kerajaan.

“Setelah evaluasi lebih lanjut pagi ini, tim dokter Ratu mencemaskan kesehatan Yang Mulia dan merekomendasikan ia di terus berada di bawah supervisi medis,” kata juru bicara Istana Buckingham seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/9).

Berikut adalah riwayat penyakit Ratu Elizabeth, yang kini berusia 96 tahun, menurut keterangan resmi dokter kerajaan:

Juni 2022

FILE - Britain's Queen Elizabeth II waves to the crowds with Camilla, Duchess of Cornwall  at right, as they arrive by carriage on the first day of the Royal Ascot horse race meeting in Ascot, England, Tuesday, June 18, 2013.  Queen Elizabeth II has offered her support to have the Duchess of Cornwall become Queen Camilla — using a special Platinum Jubilee message to make a significant decision in shaping the future of the monarchy. (AP Photo/Alastair Grant, File)Foto: AP/Alastair Grant

Ratu Elizabeth batal menghadiri perayaan Platinum Jubilee, yang digelar untuk menandai 70 tahun sejak ia naik takhta, termasuk Kebaktian Thanksgiving dan konser “Party At the Palace”, karena masalah kesehatan.

“Ratu kecewa karena dia tidak bisa menghadiri semua acara,” kata seorang sumber secara eksklusif kepada Us Weekly saat itu.

Menurutnya, Ratu menderita masalah gangguan mobilitas.

Februari 2022

Sang ratu dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan audiensi langsung di Kastil Windsor. Istana Buckingham mengatakan dia memiliki “gejala ringan seperti pilek”.

Oktober 2021

Ratu terlihat menggunakan tongkat saat menghadiri kebaktian di Westminster Abbey pada 12 Oktober. Ini merupakan pertama kalinya dia terlihat menggunakan tongkat di acara publik besar.

Keesokan harinya Istana mengatakan ratu melakukan perawatan rumah sakit swasta London untuk “penyelidikan awal” dan sempat menginap semalam di sana.

Januari 2020

Pada Januari 2020, Ratu dijadwalkan melakukan kunjungan ke cabang Women’s Institute (WI) di Sandringham, Norfolk, tetapi tidak hadir karena sakit.

Ratu, yang memiliki nama asli Elizabeth Alexandra Mary tersebut, biasanya bergabung dengan wanita WI untuk minum teh, kue, dan kemudian mendengarkan pidato. Tetapi setengah jam sebelum jadwal kedatangannya, diumumkan bahwa Ratu tidak akan hadir di acara tersebut.

Seorang sumber kerajaan pada saat itu menggambarkan penyakit itu sebagai “sedikit flu”.

Juni 2018

Ratu terpaksa membatalkan penampilannya di sebuah acara di St Pauls di London pada Juni 2018 karena sakit. Dia dilaporkan sedang merasa “tidak enak badan.”

Seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan pada saat itu: “Sang Ratu merasa tidak enak badan hari ini dan telah memutuskan untuk tidak menghadiri kebaktian pagi ini di Katedral St Paul yang menandai peringatan 200 tahun Ordo Michael dan St George.”

Mei 2018

Ratu menjalani operasi mata untuk menghilangkan katarak pada Mei 2018.

Dia menjalani prosedur operasi mata yang rumit di rumah sakit swasta King Edward VII di London. Operasi tersebut berjalan lancar.

Desember 2016

Ratu tidak menghadiri kebaktian Natal di Sandringham pada Desember 2016 untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun karena sakit.

Yang Mulia “baru pulih dari flu berat dan akan tinggal di dalam rumah untuk membantu pemulihannya”, kata Istana Buckingham pada pagi hari Natal.

Oktober 2003

Ratu menjalani operasi kecil di Rumah Sakit King Edward VII di London untuk mengangkat tulang rawan yang robek di lutut kanannya pada Oktober 2003.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh sekretaris persnya mengatakan: “Operasi selama 45 menit, yang dilakukan oleh ahli bedah ortopedi Roger Vickers, berjalan sangat baik dan Yang Mulia diperkirakan sudah bisa pulang besok pagi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ustaz Maher

News

Novel Baswedan Ikut Angkat Bicara soal Konsorsium 303

News

Tujuh Jam Lebih Proses Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Digelar di Tiga TKP
mudik

News

Info Terbaru Mudik Gratis Lebaran 2022, Berlaku 29-30 April

News

Catat! Syarat Perjalanan Wajib Booster Berlaku Mulai 17 Juli
Uniska

News

Salut! Mahasiswa ULM Banjarmasin Juara 1 Kompetisi Hukum BEM FH Uniska

News

Sejarah! Ribuan Orang Salat Idulfitri di Stadion Klub Inggris Blackburn Rovers

News

Jangan Kaget! Kenaikan BBM sudah Ada sejak Kepemimpinan Presiden Soekarno, Begini Sejarahnya
busworld 2022

News

Pameran Busworld SEA 2022 Siap Hadir di Jakarta, Catat Tanggalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com