Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Masuk Grup Neraka, Pelatih: Hasil Uji Coba Bisa Jadi Keyakinan PSAI Minta Dukungan untuk Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia yang Berlaga di Piala Dunia 2022 Viral Video Dugaan Perampasan Oleh Emak-emak di Banjarmasin, Simak Pengakuan Si Perempuan Berhijab

Polisi Rekonstruksi Perkelahian Maut di Banjarmasin Selatan

- Apahabar.com     Kamis, 22 September 2022 - 14:42 WITA

Polisi Rekonstruksi Perkelahian Maut di Banjarmasin Selatan

Polisi melakukan rekonstruksi perkelahian yang berujung maut di Banjarmasin Selatan. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi menggelar rekonstruksi perkelahian maut yang terjadi di wilayah Banjarmasin Selatan, Kamis (22/09).

Perkelahian maut sebelumnya terjadi di Jalan Laksana Intan, Gang Mutiara, Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan, Selasa (30/8/2022) sekira pukul 19.00 Wita.

Total ada 18 adegan yang diperagakan oleh tersangka GN (29) kala ia berduel dengan seterunya, AR (24) yang meninggal tak lama pascakejadian.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya menerangkan, pada 18 adegan tersebut, klimaksnya terjadi di adegan 10 dan seterusnya. Sebab dari adegan itulah mulai terjadi perkelahian dengan sajam oleh GN dan AR.

“Malam kejadian itu, mereka sama-sama melakukan perlawanan sehingga dua-duanya terluka, kemudian mereka ditemukan di TKP dalam keadaan tak berdaya oleh petugas yang dapat laporan,” kata Kompol Idit usai memimpin rekonstruksi.

Lanjut Kompol Idit, petugas yang melihat hal tersebut dibantu warga sekitar langsung membawa mereka ke rumah sakit untuk ditangani secara medis. Sayangnya, satu di antaranya yakni AR meninggal dunia tak berselang lama.

“Mereka diamankankan petugas di lokasi yang sama, tak berselang lama setelah perkelahian itu terjadi. Karena sama-sama terluka, jadi tidak bisa melarikan diri,” ungkap Kompol Idit.

Adapun motif dari percekcokan ini adalah karena dendam tersangka GN alias Ontet pada AR.

“Dahulu pernah dipukul namun tidak melaporkan (ke polisi) setahun kemudian, ketemu di jalan, tersangka pun membalaskannya di malam itu,” jelasnya.

Atas perbuatannya, GN pun dikenakan pasal 338 jo 351 ayat 3 tentang pembunuham dengan hukuman di atas 7 tahun.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gempa Bumi

Hot Borneo

Heboh! Beredar Kabar Gempa Bumi Guncang Tabalong Kalsel

Hot Borneo

Proyek Bendungan Tapin Beraroma Korupsi, Kejati Kalsel Turun Tangan
Maling Sarang Burung Walet

Hot Borneo

Tertangkap Warga, 5 Maling Sarang Burung Walet di Muning Baru-HSS Diserahkan ke Polisi
Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin

Hot Borneo

12 Tahun Menanti, Haru Bahagia Calon Haji Asal Kalsel Jelang Keberangkatan

Hot Borneo

Ambil Narkoba di Depan Lapangan Tenis, Dua Warga Tabalong Disergap Polisi 
guest house

Hot Borneo

Guest House di Tapin Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih Seratus Juta
Razia

Hot Borneo

Petugas Gabungan Satpol PP, TNI dan Polri Razia Pekat Warung Remang-remang di Balangan
Tim Pakem Balangan

Hot Borneo

Kejari Balangan Gelar Rakor Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com