Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Potensi EBT Indonesia Melimpah, Tapi Baru Dimanfaatkan 0,3 Persen

Beberapa terobosan kebijakan untuk sektor EBT yang akan dilakukan antara lain untuk mendorong green produk di sektor jasa dan industri hijau.
- Apahabar.com     Jumat, 9 September 2022 - 16:17 WITA

Potensi EBT Indonesia Melimpah, Tapi Baru Dimanfaatkan 0,3 Persen

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Foto: Katadata.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Perencanaan Strategis, Yudo Dwinanda Priaadi mengungkapkan Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah yakni sebesar 3.686 Gigawatt. Namun pemanfaatannya masih sangat kecil yakni sebesar 0,3 persen atau setara 11,5 gigawatt.

Meski begitu, kata Yudo, pemerintah sedang berencana meningkatan EBT di Indonesia karena memiliki potensi yang besar dan beragam. Potensi tersebut juga tersebar di sejumlah wilayah Indonesia yang dapat menjadi peluang besar.

“Dalam satu tahun pemerintah terus meningkatkan porsi bauran EBT total sudah ada 11,5 Gigawatt terpasang pembangkit hingga 2021,” kata Yudo , ucap Yudo dalam forum webinar yang bertajuk Transisi Energi Menuju NZE 2060 yang disiarkan secara daring di kanal YouTube Kementerian ESDM, Jumat (9/9/2022).

Yudo mengatakan sejauh ini terdapat tambahan 650 Megawatt di tahun 2021 yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listik Tenaga Bioenergi, Pembangkit Listrik Tenaga Microhidro, Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

PT PLN (Persero) juga menargertkan 20,9 Gigawatt penambahan kapasitas EBT di tahun 2030. Pengelolaan EBT tersebut akan dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan neraca daya listrik di Indonesia.

Selain itu, beberapa terobosan kebijakan untuk sektor EBT yang akan dilakukan antara lain untuk mendorong green produk di sektor jasa dan industri hijau. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari penerapan emisi karbon di tingkat global.

Terobosan tersebut seperti pengelolaan limbah untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar ataupun untuk pakan hewan, yang dapat menciptakan dedieselisasi dengan mengkonveksi 5.200 unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke logistik EBT di 2.130 lokasi dengan total kapasitas mencapai 2,37 Gigawatt.

“Biodiesel B40 mulai berjalan pada 12 jenis kendaraan berbeda dengan rincian, 6 kendaraan mesin disel di bawah 3,5 ton yang ringan dan 6 kendaraan diatas 3,5 ton,” ucap Yudo.

Yudo juga mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ditargetkan untuk menggunakan biomassa sebesar 10,2 juta ton. Disusul dengan upaya menyiapkan Sustainable Energy Fund (SEF) untuk lebih banyak menarik lebih banyak konsumen listik yang lebih hijau.

Tak hanya itu, pemerintah juga sedang melakukan eksplorasi panas bumi pada 20 wilayah kerja dari total sumber daya 1.869 Megawatt. Adapun pemutahiran rencana di 13 daerah wilayah kerja dilakukan dengan total sumber daya 776 Megawatt demi menggenjot pembagunan EBT off-grid Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

“Kebijakan energi global yang bergerak dari energi fosil ke energi yang lebih bersih dan tentunya ramah lingkungan sebagai bentuk nyata dari komitmen ini. Indonesia telah meletakan target untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat lagi,” tegas Yudo.

Reporter: Resti

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

 Telkomsel Siap Dukung UCI MTB Eliminator World Cup 2022 Seri ke-8 di Palangka Raya
Senam Tapin

News

Semangat Cinta Tanah Air lewat Senam Sicita PDIP Tapin

News

Keterbatasan Stok, Baru 500 Ekor Sapi di Palangka Raya Divaksin PMK

News

Siswa-siswi PAUD Sabilal Muhtadin Meriahkan HUT RI ke-77
Banjir Tapin

News

Ketika Banjir di Banua Halat Tapin Jadi Objek Wisata Dadakan

News

Perang Rusia-Ukraina Bikin Harta Crazy Rich Dunia Menyusut
Draupadi Murmu

News

Resmi! Draupadi Murmu Pribumi Pertama Jadi Presiden India
Cuaca Kalsel Hari Ini

News

Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com