Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Prostitusi Anak Bawah Umur di Pal 12 Sampit Terungkap, Seorang Muncikari Diamankan

- Apahabar.com     Selasa, 13 September 2022 - 15:26 WITA

Prostitusi Anak Bawah Umur di Pal 12 Sampit Terungkap, Seorang Muncikari Diamankan

Polisi menggelandang seorang muncikari yang menyediakan PSK di bawah umur di eks lokalisasi Pal 12 Sampit. Foto: apahabar.com/Andre Faisal Rahman

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Meski sudah lama ditutup, praktik prostitusi di eks lokalisasi Pal 12 (Kilometer 12) Sampit, Kotawaringin Timur, ternyata masih berdenyut.

Itu terbukti dari hasil operasi yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalimantan Tengah, Sabtu (10/9).

Dari operasi yang dilakukan di Jalan Jendral Sudirman Kilometer 12, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentaya Baru Ketapang ini, polisi menangkap seorang muncikari berinisial KH.

Bersama wanita berusia 53 itu, turut diamankan belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) lain. Ironisnya 2 di antaranya masih berusia 15 dan 16 tahun alias di bawah umur.

Diketahui lokalisasi di Pal 12 sejatinya sudah ditutup Pemkab Kotawaringin Timur sejak 2017. Namun sejumlah oknum memilih tetap beroperasi dengan mendirikan tempat karaoke sebagai kedok.

“Pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini diawali informasi dari masyarakat,” papar Direktur Reskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Faisal F Napitupulu, Selasa (13/9).

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan, kami berhasil mengamankan belasan PSK yang di antaranya ada anak di bawah umur dan seorang muncikari,” imbuhnya.

Untuk membongkar kasus itu, anggota Dit Reskrimum Polda Kalteng melakukan operasi undercover dengan cara berpura-pura sebagai pelanggan.

“Petugas melakukan undercover dan melakukan transaksi dengan mengirimkan uang Rp800 ribu ke rekening atas nama KH selaku mucikari,” jelas Faisal.

“Setelah terjadi kesepakatan, kami berhasil menemukan 2 perempuan di bawah umur. Mereka langsung kami diamankan bersama si muncikari,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam penggerebekan berupa bukti transfer uang sejumlah Rp800 ribu, 3 buku register, dan uang tunai sebesar Rp300 ribu.

“Pelaku dijerat dengan TPPO atau tindak pidana perlindungan anak sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tandas Faisal.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Morlan Hasibuan

Hot Borneo

Didukung 50 Persen Suara, Morlan Hasibuan Jadi Ketua PUK SP KEP Buma
Suasana Donor Darah HANI 2022 di Atrium Palma Palangka Raya, Minggu (12/6). Foto-Andre

Hot Borneo

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Donor Darah BNNP Kalteng
Sasirangan Banjarbaru New York Fashion Week

Hot Borneo

Tanpa Dukungan APBD, Dekranasda Banjarbaru Tampil Memukau di New York Fashion Week
Kampung Baru

Hot Borneo

Terungkap, Kronologis Remaja Tanah Bumbu Luka-luka Diserang Anjing Liar

Hot Borneo

Dua Pekerja Tewas di Area PT KRN Balikpapan, Polisi Langsung Olah TKP
Judi

Hot Borneo

Polisi Bongkar Perjudian di Samarinda, Satu Bandar Togel Lintas Negara!
Tanjung

Hot Borneo

Petugas Rutan Tanjung Gagalkan Upaya Penyeludupan Narkoba ke Lapas
Lakalantas Dekat Novotel Banjarbaru

Hot Borneo

Diduga Lakalantas, Pria Pengendara Motor Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Novotel Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com