Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Masuk Grup Neraka, Pelatih: Hasil Uji Coba Bisa Jadi Keyakinan PSAI Minta Dukungan untuk Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia yang Berlaga di Piala Dunia 2022 Viral Video Dugaan Perampasan Oleh Emak-emak di Banjarmasin, Simak Pengakuan Si Perempuan Berhijab

Satresnarkoba Polres HSS Sergap 2 Pengedar Carnophen di Daha Selatan

- Apahabar.com     Kamis, 8 September 2022 - 19:05 WITA

Satresnarkoba Polres HSS Sergap 2 Pengedar Carnophen di Daha Selatan

Pelaku pengedar obat Carnophen diamankan polisi. Foto-Polres HSS

apahabar.com, KANDANGAN – Dua warga Daha Selatan ditangkap Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) lantaran kedapatan menjual obat Carnophen atau Zenith yang tidak memiliki ijin edar.

Awalnya, anggota Satresnarkoba didampingi Propam Polres HSS melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli obat Carnophen di Pasar Senin Negara Desa Bayanan pada Rabu (7/9) sekitar pukul 15.00.

Kemudian polisi berhasil mengamankan pria berinisial ZND (30) dan 20 butir Carnophen pada saat transaksi under cover buy dengan anggota Sat Resnarkoba Polres HSS.

Saat diinterogasi petugas, ZND mengakui bahwa barang haram tersebut miliknya dan akan diedarkan. Dia membeli Carnophen dari MNS (48) di Desa Pandan Sari Daha Selatan.

Berbekal informasi itu, Satresnarkoba Polres HSS langsung bergerak melakukan penangkapan.

Kapolres HSS, AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas, Ipda H Purwadi menyampaikan, pelaku sempat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap.

“Sempat melarikan diri ke sungai namun anggota berhasil menangkap pelaku,” kata Ipda H Purwadi, Kamis (8/9).

Polisi berhasil menemukan 18 butir Carnophen yang dimasukkan ke dalam bungkus jajanan atau snack yang disembunyikan MNS di bawah kolong rumah milik warga.

Kedua pelaku terbukti menyimpan, memiliki, menguasai, dan mengedarkan obat sediaan farmasi jenis Carnophen yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan yang tidak memiliki ijin edar akhirnya dibawa ke Mapolres HSS.

Mereka dikenakan Pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 60 ke-10 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Harga Sawit Jeblok, Ketua Dewan Kotabaru Minta Disbunak Kalsel Cek Pabrik Nakal

Hot Borneo

Ketagihan Judi, Gondol Sekarung Ponsel, Pria di Banjarmasin Lebaran di Bui

Hot Borneo

Kebakaran di Jalan Pahlawan Banjarmasin Hanguskan 3 Toko Mebel dan 1 Kios Ponsel
Ibu Kota Kalsel Pindah

Hot Borneo

Melihat Lagi Usulan Revisi UU Provinsi Kalsel, Tak Ada Rencana Memindah Ibu Kota
Seorang ibu menggantung modem internet ke pohon.

Hot Borneo

Demi Pendidikan Anak, Ibu di Tanah Laut Cari Sinyal Internet dengan Gantung Modem di Atas Pohon
Pasar Wadai Ramadan Martapura

Hot Borneo

Pasar Wadai Ramadan di Martapura Mulai Sepi, Pedagang Gigit Jari

Hot Borneo

Lakalantas di Bukit Suharto Kaltim, Sopir Pikap Terjepit dan Bersimbah Darah
bikers

Hot Borneo

Dear Bikers yang Touring Melintasi Kalsel Hari Ini: Siapkan Jas Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com