Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Tinggal Seorang Diri, Seorang Perempuan di Tamban Batola Ditemukan Meninggal

- Apahabar.com     Minggu, 18 September 2022 - 16:42 WITA

Tinggal Seorang Diri, Seorang Perempuan di Tamban Batola Ditemukan Meninggal

apahabar.com, MARABAHAN – Seorang perempuan yang tinggal seorang diri di Desa Purwosari II, Kecamatan Tamban, Barito Kuala (Batola), ditemukan meninggal dunia, Minggu (18/9).

Jenazah perempuan yang diidentifikasi adalah Sahmini (40) itu, pertama kali diketahui tetangga korban bernama Sri Hartati.

Sepulang salat subuh di masjid sekitar pukul 05.30 Wita, Sri mencium bau tak sedap dari rumah korban.

Selanjutnya Sri Hartati mengabarkan kepada warga sekitar. Selanjutnya warga pun berdatangan dan mencoba masuk ke rumah korban.

“Di dalam rumah, korban ditemukan terlentang di atas kasur dalam keadaan sudah meninggal dunia,” papar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Batola, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu sudah meninggal beberapa hari.

“Kondisi korban ketika ditemukan sudah mulai proses pembusukan. Sudah mulai terlihat belatung, sementara kulit telapak tangan dan kaki terkelupas,” tambah Kapolsek Tamban Iptu Pesta Napitupulu.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban memiliki riwayat sakit dengan keluhan sakit kepala, pembengkakan bagian tubuh dan lemas. Namun korban tak melakukan pemeriksaan secara medis,” imbuhnya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, tetangga yang lain sempat mendatangi rumah korban, Minggu (11/9) sekitar pukul 12.00 Wita.

Namun korban tak bisa membukakan pintu, karena mengaku tidak bisa bangun. Akhirnya si tetangga tak bisa masuk ke rumah korban yang diketahui belum menikah.

“Selain tanda-tanda sudah meninggal selama sekitar 6 hari, tidak ditemukan luka akibat kekerasan maupun penganiayaan,” tegas Pesta Napitupulu.

Dari rumah korban, polisi mengamankan stoples berisi obat berbagai jenis seperti Paracetamol, Omeprazole, Biolysin dan Bodrex.

“Selanjutnya jenazah langsung dimandikan dan dimakamkan. Sementara keluarga korban menolak dilakukan otopsi,” tandas Kapolsek.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Arisan Bodong

Hot Borneo

Hedonis! Alasan Korban Percaya ‘Ratu Arisan’ Bodong Banjarmasin
Tabalong

Hot Borneo

TERUNGKAP! Biang Getaran yang Disebut-sebut Gempa Bumi di Tabalong
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Waspada, Hujan Berpetir & Angin Kencang Ancam 5 Wilayah di Kalsel
Migor Kalsel

Hot Borneo

Blakblakan Kadisdag Kalsel: Penimbunan Migor Tak Rentan

Hot Borneo

Demi BLT Minyak Goreng, Ratusan Warga Batola Rela Menunggu di Kantor Pos Marabahan

Hot Borneo

Hujan Petir Intip Aktivitas Siang Warga Kalsel
Mayat Dekat RSJ Sambang Lihum

Hot Borneo

Breaking! Penemuan Mayat Perempuan di Dekat RSJ Sambang Lihum
Ratu Arisan Bodong

Hot Borneo

Viral ‘Ratu’ Arisan Bodong Banjarmasin Pesan Makanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com