Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

Tolak BBM Naik, HMI di Kalsel Bakal Demo

- Apahabar.com     Minggu, 4 September 2022 - 22:49 WITA

Tolak BBM Naik, HMI di Kalsel Bakal Demo

HMI bakal menggelar demo menolak kenaikan harga BBM. Foto-HMI Badko Kalsel-Teng.

apahabar.com, BANJARMASIN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Kalsel-Teng berencana menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat. Aksi itu dilakukan untuk menolak kenaikan harga BBM.

Penolakan disuarakan atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak terhadap rakyat.

“Kami Badko HMI Kalsel-Teng menolak keras. Kami akan turun ke jalan beberapa hari kedepan,” ujar Ketua Umum Badko HMI Kalsel-Tang, Abdul Halim, Minggu (4/9) malam.

Pemerintah resmi menaikan beber harga BBM subsidi dan non-subsidi per 3 September lalu.

Rinciannya, Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Kemudian Solar subsidi dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 dan Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Bahkan Kalimantan harga Pertamax naik menjadi Rp14.850 per liter disebabkan penyesuaian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Halim mengatakan, kenaikan BBM khususnya bersubsidi sangat memberatkan, terlebih bagi masyarakat kurang mampu.

Kenaikkan BBM ini juga akan dipastikan berdampak terhadap naiknya harga-harga bahan pokok kebutuhan masyarakat.

“Dalih pemerintah adalah beban anggaran negara kian berat di tengah lonjakan harga minyak mentah Indonesia atau ICP seiring kenaikan harga minyak mentah di pasar global,” imbuh Halim.

Mahasiswa UIN Antasari ini mengatakan bahwa pemerintah sebelumnya berjanji tak akan menaikkan harga Pertalite. Namun itu hanya omong kosong belaka.

Pemerintah mengeluarkan wacana menaikkan BBM subsidi dengan harapan beban subsidi tidak semakin membengkak.

Halim menilai, wacana itu muncul setelah upaya pembatasan penjualan BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina gagal, lantaran mendapat respon negatif dari masyarakat.

“Dan Alhamdulillah ternyata tepat 3 September 2022 pemerintah mengumumkan BBM naik. Pemerintah mulai menyiksa rakyat secara perlahan,” katanya.

Selain itu, wacana menaikkan ini muncul setelah pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi energi 2023 lebih rendah sekitar 33 persen dari tahun 2022.

Sayangnya di sisi lain, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk membayar bunga surat utang yang lebih besar dengan asumsi ada kenaikan suku bunga global sehingga ongkos utang tahun depan lebih besar. Bahkan sebelumnya membuka wacana kenaikan gaji pegawai negeri sipil.

Kebijakan ini tentu kontras dengan narasi mengurangi beban APBN. Sebab kata Halim, kenaikan gaji pegawai tentu juga jadi beban APBN.

“Dengan pekerjaan yang sama, tidak ada perbaikan kinerja, tapi penghasilan yang bertambah besar,” ucapnya.

Pemerintah mestinya lebih arif. Jika memang harus dinaikan jangan terlalu tinggi. Daya beli masyarakat harus tetap diperhatikan.

“Kenaikan pada Bahan Bakar bersubsidi ini akan mengganggu kestabilan ekonomi di seluruh indonesia apabila pemerintah tidak ada solusi dalam kebutuhan masyarakat maka pemerintah gagal dalam melaksanakan tugas ada di Pancasila sila kelima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” jelasnya.

“Misalkan pemerintah tidak melakukan evaluasi maka kami akan turun kejalan untuk menyampaikan keresahan kami dan keresahan rakyat sampai menang,” tutup Halim.

demo hmi

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Gonggongan Anjing Misterius Bikin Horor, Damkar Banjar Turun Tangan
Datu Kelampayan

Hot Borneo

Ratusan Polisi Kawal Peringatan Haul Ke-216 Datu Kelampayan di Mahligai Pancasila

Hot Borneo

Kelotok Karam di Sungai Martapura, Seorang Motoris Ikut Tenggelam

Hot Borneo

Ibadah Malam Nisfu Syakban di Ar-Raudhah Sekumpul Masih Terbatas, Warga Bisa Melihat Live Streaming

Hot Borneo

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pelni Balikpapan Tambah Kunjungan Kapal
Polda Kalsel

Hot Borneo

Bravo! 2 Direktur Reserse Polda Kalsel Diganjar Penghargaan Kapolri 

Hot Borneo

Gara-Gara PMK, Harga Sapi di Tapin Melambung
Hujan

Hot Borneo

Waspada Hujan Petir & Angin Kencang di Seluruh Wilayah Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com