Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Kalsel, Dewan: Aspirasi Sudah Dilayangkan ke Pusat

- Apahabar.com     Kamis, 15 September 2022 - 20:38 WITA

Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Kalsel, Dewan: Aspirasi Sudah Dilayangkan ke Pusat

Unjuk rasa menoplak kenaikan harga BMM di Kalsel. Foto-apahabar.com/Rizal.

apahabar.com, BANJARMASIN – Unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikkan BBM di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali digelar di depan kantor DPRD Kalsel, jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kamis (15/9) siang.

Aksi ini merupakan aksi kedua yang digelar oleh gabungan Mahasiswa di Kalsel. Mereka datang untuk menagih janji dewan yang akan menyampaikan aspirasi mereka ke pusat. Aspirasi itu terkait penolakan kenaikan BBM dan menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan aktivis HAM (Munir).

“Kita minta anggota dewan yang kami hormati, kami muliakan, agar kiranya temui massa aksi dalam waktu 10 menit,” ujar Mahasiswa.

Meski diguyur hujan, ratusan mahasiswa tetap ngotot bertemu anggota dewan.

Setelah beberapa saat, Anggota Komisi I DPRD Kalsel dari Fraksi PDI Perjuangan, Burhanudin akhirnya keluar dan menemui mahasiswa. Mereka beraudiensi di bawah guyuran hujan.

Burhanuddin mempersilakan para mahasiswa menyuarakan apapun di depan kantor DPRD Kalsel. Dia menginformasikan bahwa hasil rapat di unjuk rasa sebelumnya sudah dikirim ke pusat.

“Secara garis besar DPRD siap mendengarkan dan menyampaikan keinginan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan kantor DPRD. Asal tidak anarkis,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (13/9) kemarin, massa yang sama sempat bertatap muka dengan anggota DPRD Kalsel. Mereka bersama para driver Ojol dan LSM menghadiri rapat dengar pendapat soal kenaikan BBM. Namun, pertemuan itu dinilai tidak lengkap, karena anggota DPR RI yang diharap datang malah tak muncul dalam rapat tersebut.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, perwakilan dari pengemudi ojek online memilih meninggalkan ruang rapat karena kecewa dengan jalannya diskusi.

“Kami ke sini tepat waktu dan bersemangat ikut karena di surat undangan tertera ada anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan yang hadir, nyatanya justru tidak ada,” ungkap Ali, salah seorang pengemudi ojek online yang menyuarakan kekecewaannya.

Ia menegaskan, masalah kenaikan harga BBM punya efek ganda, mulai dari ekonomi hingga sosial. Sehingga kehadiran anggota DPR RI sebagai representasi rakyat di parlemen pusat dianggap penting untuk mendengarkan suara mereka.

“Mereka justru asyik membahas mafia migas, sedangkan itu sudah masalah yang terjadi dari dulu,” tuturnya lagi.

Kekecewaan atas ketidakhadiran anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan juga disampaikan Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Selatan, Khoirul Umam.

“Sebenarnya kami apresiasi semua pihak yang hadir menyepakati penolakan kenaikan harga BBM, tapi yang disayangkan wakil rakyat kita di Senayan justru tidak hadir,” ungkapnya.

Padahal forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung hari ini sangat berharga untuk mendengarkan suara rakyat terkait kenaikan harga BBM yang menimbulkan gejolak.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK yang ditemui usai RDP menegaskan bahwa pihaknya mendukung aspirasi dari masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM.

“Kami juga meminta pemerintah meninjau ulang kenaikan harga BBM, seperti yang disampaikan masyarakat di seluruh daerah,” tuturnya.

Penolakan terhadap kenaikan harga BBM menurutnya merupakan kesepakatan semua komisi di lembaga legislatif itu, baik Komisi I, II, III, dan VI.

Keputusan berada di tangan pemerintah pusat dan pihaknya hanya berwenang untuk menggiring serta mengawal agar aspirasi tersebut sampai kepada pihak terkait.

Ia menambahkan, surat pernyataan sikap itu akan disampaikan langsung ke pemerintah pusat dan DPR RI pada besok hari, Rabu (14/9), yang akan diserahkan oleh perwakilan Komisi III DPRD Kalimantan Selatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Kebakaran di Gambah HSS, Rumah Nenek Sarkiah Ludes
Cuaca

Hot Borneo

Prakiraan Cuaca Kalsel: Siang Hujan Ringan, Malam Berpetir
Pria Banjarmasin Barat Pukul Pemuda

Hot Borneo

Mabuk-Pukul Pemuda, Pria di Banjarmasin Barat Ditangkap Polisi
Sakit

Hot Borneo

Besuk Wartawan Sakit, Catat Pesan Bang Dhin untuk Pemburu Berita

Hot Borneo

Punya Sederet Pengalaman, Imuh Diidolakan Warga di Pilkades Serongga Kotabaru
bantuan keuangan parpol

Hot Borneo

11 Parpol Dapat Bantuan Keuangan Rp5,8 Miliar dari Pemprov Kalteng
Dokter Spesialis Anestesi RSUD Kapuas

Hot Borneo

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Kapuas Tambah Dokter Spesialis Anestesi

Hot Borneo

Kapal Nelayan vs LCT di Perairan Tanbu, Satu Penumpang Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com