apahabar.com, BANJARMASIN — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat 10.950 pemudik berangkat ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, hingga H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, meningkat signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu.
Kasubbag Umum dan Humas KSOP Kelas I Banjarmasin Deni Hendra Mulyadi mengatakan lonjakan arus mudik tahun ini menunjukkan tren positif, terutama pada pergerakan penumpang yang naik dari pelabuhan tersebut.
Ia merinci, berdasarkan rekapitulasi sejak 13 Maret hingga 20 Maret 2026, jumlah penumpang yang turun tercatat 1.960 orang atau naik 12 persen dibandingkan Lebaran 2025.
"Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat melonjak 20 persen menjadi 10.950 orang," katanya, yang dikutip dari Antara, Sabtu (21/3/2026).
Ia menuturkan kenaikan juga terjadi pada kendaraan, meski relatif lebih moderat. Kendaraan yang turun meningkat 3 persen, sedangkan kendaraan yang berangkat naik 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Secara harian, lonjakan paling signifikan terjadi pada H-2 Lebaran dengan peningkatan penumpang berangkat hingga 112 persen dibandingkan tahun lalu, mencerminkan puncak arus mudik mulai terbentuk lebih awal," ucapnya.
Pada laporan operasional terbaru, Deni menjelaskan KM Dharma Rucitra I yang dioperasikan PT Dharma Lautan Utama tercatat membawa 164 penumpang dan 61 kendaraan saat tiba di Pelabuhan Trisakti pada 19 Maret sore.
Adapun pada keberangkatan malam harinya, kapal tersebut mengangkut 1.025 penumpang serta 253 unit kendaraan menuju pelabuhan tujuan di Pulau Jawa.
Selain Pelabuhan Trisakti, aktivitas di pelabuhan pendukung juga terpantau padat, namun tetap terkendali.
Pelabuhan Sungai Banjaraya telah melayani 5.272 penumpang dan 2.072 unit kendaraan roda dua, sedangkan Pelabuhan Danau Aranio mencatat 856 penumpang dan 94 kendaraan roda dua melalui 96 trip pelayaran.
Deni memastikan kondisi di area terminal penumpang hingga dermaga tetap tertib dan aman tanpa terjadi penumpukan berarti.
Aktivitas bongkar muat barang juga berjalan normal sehingga tidak mengganggu arus mudik.
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, KSOP menyiagakan buffer area seluas 4.270 meter persegi dengan kapasitas hingga 80 unit kendaraan. Hingga saat ini, kapasitas tersebut masih mencukupi sehingga belum terjadi antrean panjang di sekitar pelabuhan.
Kepala Cabang PT DLU Banjarmasin, Anton Wahyudi, menyatakan seluruh proses keberangkatan kapal berjalan aman dan lancar hingga hari terakhir sebelum memasuki masa libur Lebaran.
“Alhamdulillah kami bisa melayani pemudik tahun ini dengan aman dan lancar hingga hari terakhir keberangkatan kapal sebelum memasuki libur Lebaran,” ujar Anton, Jumat (20/3/2026).
Pada musim mudik tahun ini, DLU mengoperasikan dua armada utama, yakni KM Dharma Rucitra 1 dan KM Dharma Kartika 2. Selain itu, saat puncak arus mudik yang terjadi pada Senin (16/3/2026), DLU menambah armada dengan mengoperasikan KM Dharma Kartika 5 yang berkapasitas sekitar 1.000 penumpang.
Anton menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran operasional pelayaran, khususnya petugas gabungan yang siaga di Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Pelabuhan Trisakti.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan DLU sebagai moda transportasi untuk mudik ke Pulau Jawa.
Memasuki arus balik, DLU menjadwalkan pelayaran perdana dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menggunakan KM Dharma Rucitra 1 pada Selasa (24/3/2026) pukul 17.00 WIB. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Banjarmasin pada Rabu (25/3/2026) pukul 13.17 Wita.
Sementara itu, PT Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan mencatat adanya peningkatan jumlah pemudik di wilayah Kalimantan sebesar 15,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi pertumbuhan, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencatat kenaikan tertinggi, yakni mencapai 30,87 persen dibandingkan pelabuhan lainnya di Kalimantan.
Adapun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat sebanyak 10.950 penumpang telah berangkat menuju Pulau Jawa hingga H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 melalui Pelabuhan Trisakti.(*)