apahabar.com, BANJARBARU - Rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, kini memasuki tahap pembebasan lahan.
Proses tersebut tengah berproses di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan, setelah seluruh dokumen administrasi dinyatakan lengkap.
Sebelum tahap pembebasan lahan, telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan stadion tersebut.
"Sekarang tinggal proses pembebasan lahan," jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Yasin Toyib, Jumat (13/3).
Apabila proses pembebasan lahan berjalan lancar, pembangunan fisik stadion ditargetkan dapat segera dimulai segera.
"Semoga pembebasan lahan selesai dalam waktu dua sampai tiga bulan. Kemudian proyek akan masuk tahap lelang konstruksi dan bisa dilakukan groundbreaking," papar Yasin.
Proyek stadion bertaraf internasional tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1 triliun dengan skema pembiayaan multiyears atau tahun jamak selama tiga tahun.
Dalam tahun anggaran 2026, Pemprov Kalsel menyiapkan anggaran sekitar Rp150 miliar sesuai nota kesepakatan. Dilanjutkan Rp450 miliar yang disiapkan dalam tahun anggaran 2027. Sedangkan tahap akhir atau tahun anggaran 2028, disiapkan sekitar Rp400 miliar.
"Tahap awal pembangunan difokuskan pembangunan kepada bangunan stadion utama. Sedangkan rencana kawasan sport center akan dikerjakan dalam tahap pengembangan berikutnya," tutup Yasin.