Bencana Banjir

17 Desa di Kudus Banjir, Ketinggian Capai 70 Cm

Sebanyak 17 desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Kudus terdampak banjir.

Featured-Image
Banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto: Antara)

apahabar.com, JAKARTA - Sebanyak 17 desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Kudus terdampak banjir. Keempat kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, dan Kaliwungu.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Munaji menerangkan Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Jati tersebar di empat desa, meliputi Desa Desa Jati Wetan, Desa Jetis Kapuan, Desa Tanjung Karang dan Desa Jati Kulon sebagai dampak curah hujan tinggi.

Baca Juga: Banjir Sempat Menggenangi 30 Titik di Semarang Mulai Surut

"Selain menggenangi pemukiman penduduk, banjir juga menggenangi areal persawahan seluas 140 hektare. Sedangkan ketinggian genangan di pemukiman antara 20-70 centimeter," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (1/1).

Sementara itu, di Kecamatan Undaan banjir yang disebabkan melimpasnya Sungai Juana menggenangi empat desa, yakni Desa Ngemplak, Desa Karang Rowo, Desa Wates, dan Desa Undaan Lor.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 737 keluarga dengan jumlah 4.900 jiwa terdampak, sedangkan areal persawahan yang- Air menggenang di area persawahan yang tergenang seluas 385 hektare.

Baca Juga: Rel Kereta Api Jalur Utara Semarang Masih Terendam Banjir

Di Kecamatan Mejobo tercatat ada enam desa yang terdampak banjir, yakni Desa Kirig, Desa Payaman, Desa Gulang, Desa Temulus, Desa Kesambi, dan Desa Golantepus.

Munaji menambahkan jumlah warga yang terdampak ada 3.700 keluarga karena luas genangan di pemukiman mencapai 54 hektare, sedangkan di areal persawahan 645 hektare. Sedangkan ketinggian genangan banjir bervariasi antara 20-50 cm.

Air sungai meluap juga terjadi di di Kecamatan Kaliwungu yang mengakibatkan tiga desa, meliputi Desa Setrokalangan, Pasuruhan Lor, dan Mijen. Sedangkan jumlah keluarga yang terdampak mencapai 400 keluarga dengan jumlah 2.000 jiwa.

"Selain menggenangi pemukiman, banjir juga menggenangi areal persawahan seluas 140 hektare. Ketinggian genangan air di pemukiman antara 20-70 cm," katanya.

Baca Juga: Jalur Utara Jawa Rel Kereta Api Terendam Banjir, Perjalanan Dialihkan Lewat Purwokerto

Akibat banjir tersebut, imbuh Munaji, sebanyak 175 orang mengungsi di tiga tempat pengungsian. Di antaranya di Balai Desa Jati Wetan terdapat 161 orang, di Gereja Tanjung Karang ada dua jiwa, dan Desa Payaman ada 12 jiwa.

Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum setiap harinya, sudah disiapkan dapur umum dengan menyiapkan ratusan bungkus makan sesuai kebutuhan di masing-masing tempat pengungsian.

Meningkatnya debit Sungai Wulan meningkat mengakibatkan akses Jalan Kudus-Purwodadi tergenang banjir dengan ketinggian genangan sekitar 20 cm sepanjang 1,5 kilometer.

"Akses jalan menuju Desa Karangrowo juga tergenang dengan ketinggian air sekitar 20 cm," terangnya.

Editor
Komentar

Trending Posts

Lainnya