Kasus Pencabulan

5 Saksi Diperiksa soal Kasus Pelecehan Seksual Balita di Rusun Marunda

Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus pelecehan seksual pada Balita berinisial NA (4) di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Featured-Image
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setiawan. (Foto: apahabar.com/Ryan Suryadi)

apahabar.com, JAKARTA - Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus pelecehan seksual pada Balita berinisial NA (4) di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menyebut pihaknya kini sudah memeriksa lima orang saksi dalam kasus ini.

"Kalau saksi kurang lebih lima saksi. Tapi saksi terhadap peristiwa itu yang kita periksa masih minim," kata Gidion saat ditemui apahabar.com di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (20/01).

Baca Juga: Bejat! Balita Jadi Korban Pencabulan di Rusun Marunda

Pihaknya pun masih perlu mendalami kasus dengan memeriksa saksi terhadap indikasi-indikasi pada kejadian itu.

"Jadi kita masih harus fokus itu yang masih perlu pendalaman," Kata Gidion.

AN yang merupakan anak berusia 4 tahun harus menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan tetangganya di kawasan Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Pengurus RW Kelurahan Marunda Nasrullah Dompas mengatakan bahwa dalam kasus ini pihaknya juga ikut terlibat dari mulai melapor ke polisi hingga mendampingi dalam pemeriksaan kesehatan (visum).

Dari hasil fisum tersebut Nasrullah mengatakan, korban AN mengalami luka pada bagian kelaminnya.

"Betul ada luka (bagian kelamin). Hasil masih ada di keluarga dan intinya ada luka dibagian intim (korban)," Kata Nasrullah saat ditemui apahabar.com, Kamis (19/01).

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencabulan Balita di Rusun Marunda

Adanya kasus tersebut Nasrullah tidak tinggal diam. Ia berserta pengurus RT juga turut membantu korban dengan melakukan investigasi dalam seminggu terakhir.

"(Sebenernya) Ini yang nanganin RT (Rukun Tetangga) Ini investigasi sudah ada seminggu. Jadi diduga pelaku warga setempat, kalau liat orangnya sudah dewasa," ucap Nasrullah.

Adapun dari pencarian yang dilakukan baik pengurus RT maupun RW, Nasrullah mengatakan bahwa terduga pelaku ini tinggal berdekatan dengan korban tepatnya masih satu lantai.

Editor
Komentar

Trending Posts

Lainnya