Banner
Timnas Indonesia U-17

Diselimuti Duka Insiden Stadion Kanjuruhan, Skuad Garuda Diminta Tetap Fokus di Laga Selanjutnya

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan Skuad Garuda untuk tetap fokus agar dapat menyapu bersih kemenangan dan lolos ke Piala AFC U-17 2023.

Featured-Image
Foto: Instagram @pssi

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan Skuad Garuda untuk tetap fokus agar dapat menyapu bersih kemenangan dan lolos ke Piala AFC U-17 2023.

"Kami berharap pemain tetap fokus pada tiga laga sisa selanjutnya. Masih ada tim UEA, Palestina, dan Malaysia yang akan dihadapi, semoga dapat menyapu bersih kemenangan dan lolos ke Piala AFC U-17 2023 mendatang," kata Iriawan melansir dari web resmi PSSI pssi.org.

Meski saat ini sepak bola Indonesia sedang berduka cita seusai tragedi di Stadion Kanjuruhan. Skuad Garuda Asia berhasil membawa kemenangan dengan skor 14-0 atas Guam pada Kualifikasi Piala Asia U-17 Grup B.

Pada pertandingan grup B, digelar tanpa adanya penonton, serta sebelum kick off Guam kontra Indonesia, dilakukan proses mengheningkan cipta untuk seluruh korban insiden Stadion Kanjuruhan demi menghormati keluarga korban yang sedang berduka.

"Terkait lanjutan pertandingan grup B Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 kami gelar tanpa penonton. Hal ini demi menghormati serta menghargai keluarga korban yang sedang berduka akibat insiden di Stadion Kanjuruhan,” terang Iriawan.

Tim U-17 Persembahkan Kemenangan untuk Korban Insiden Stadion Kanjuruhan

Melansir dari web resmi PSSI pssi.org, Bima Sakti pelatih tim U-17 Indonesia mengatakan bahwa kemenangan telak ini dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia yang sedang berduka.

"Tadi kami sepakat dengan tim pelatih, manajer, kemudian pemain bahwasanya kemenangan ini kami persembahkan untuk saudara-saudara kami yang tertimpa musibah di Kanjuruhan, Malang," jelas Bima Sakti.

Ia berharap dari peristiwa tersebut menjadi momen untuk saling berbenah, dan menjaga agar dunia sepak bola kedepannya agar lebih maju.

"Semoga momentum ini jadi persatuan suporter semuanya, seluruh Indonesia. Bisa saling menjaga agar sepak bola kita lebih maju ke depannya," ujar Bima Sakti.

Lalu terkait hasil pertandingan melawan Guam, ia mengatakan bahwa sejak awal sudah menekankan kepada pemain untuk merebut poin penuh di laga perdana ini karena dapat menentukan ke tahap berikutnya.

"Bersyukur Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Di awal saya sudah menyampaikan ke pemain bahwasanya pertandingan kali ini sangat menentukan walau pun kita melawan Guam, tapi semuanya harus tampil maksimal," tambahnya.

Sebanyak 14 gol itu dicetak oleh Arkhan Kaka pada menit ke-9, ke-11, ke-25, dan ke-34, sepuluh gol lainnya diberikan Muhammad Tegar pada menit ke-27, kemudian Riski Afrisal menit ke-32, Sulthan Zaky menit ke-45, gol bunuh diri Donovan menit ke-46, hingga Jehan Pahlevi menit ke-48.

Selain itu, Muhamad Gaoshirowi turut menyumbangkan gol pada menit ke-59, Habil Abdillah menit ke-79, kemudian Figo Dennis Saputrananto menit ke-84, Nabil Asyura menit ke-87, dan Ji Da Bin menit ke-90.

Editor
Komentar

Trending Posts

Lainnya