DPRD Kalsel

Firman Yusi Buka Khitanan Massal Gratis di Banua Lawas, 100 Anak Kurang Mampu Terbantu

Firman Yusi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Yayasan Berkah Banua Sejahtera.

Featured-Image
Firman Yusi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Yayasan Berkah Banua Sejahtera. Foto: Humas

apahabar.com, TABALONG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Firman Yusi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Yayasan Berkah Banua Sejahtera di Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Minggu (15/3/2026).

Ketua Yayasan Berkah Banua Sejahtera, Adrew Risata Wijaya, SH, mengatakan kegiatan sosial tersebut telah rutin dilaksanakan selama empat tahun terakhir. Tahun ini, khitanan massal menyasar sekitar 100 anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Banua Lawas dan sekitarnya.

Program khitanan gratis tersebut terlaksana berkat kolaborasi Yayasan Berkah Banua Sejahtera bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong serta BAZNAS Kabupaten Tabalong.

Dalam sambutannya, Firman Yusi menegaskan bahwa khitan bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan kewajiban syariat bagi setiap muslim laki-laki yang juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan.
“Khitan merupakan bagian dari fitrah dan kewajiban bagi umat Islam untuk menjaga kesucian ibadah. Secara medis, ini juga penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang anak-anak kita,” ujarnya di hadapan para orang tua peserta.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi yang membuat sebagian keluarga kesulitan menanggung biaya khitan secara mandiri. Karena itu, menurutnya peran pemerintah dan lembaga sosial sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat.

Firman Yusi pun mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi Yayasan Berkah Banua Sejahtera, Dinas Kesehatan, dan BAZNAS Tabalong yang telah bersinergi. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, sehingga anak-anak tetap bisa menjalankan kewajiban syariat tanpa terkendala biaya,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Para orang tua mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitanan gratis tersebut, mengingat biaya khitan medis saat ini relatif mahal.

Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.

Melalui momentum bulan Ramadan yang penuh berkah, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung terwujudnya masyarakat Banua yang lebih sehat, sejahtera, dan religius.

Editor


Komentar
Banner
Banner