apahabar.com, NANGA BULIK – Upaya pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kinipan, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah tiga hari dilakukan penyisiran oleh Tim SAR Gabungan, korban bernama Ruswandi (51) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (10/3/2026).
Ruswandi yang merupakan warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebelumnya dilaporkan tenggelam saat memancing bersama rekannya di sungai tersebut pada Minggu (8/3/2026).
Perahu yang mereka gunakan tiba-tiba terbalik di tengah sungai. Rekan korban berhasil menyelamatkan diri, namun Ruswandi terseret arus deras hingga hilang dari permukaan air.
Sejak kejadian itu, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai dan memperluas area pencarian hingga ke arah hilir.
Memasuki hari ketiga, titik terang akhirnya muncul. Sekitar pukul 08.13 WIB, seorang warga yang ikut membantu penyisiran melihat benda mencurigakan menyerupai tubuh manusia mengapung di tepi sungai.
Informasi tersebut segera dilaporkan kepada tim SAR yang berada di lokasi. Tim kemudian bergerak menuju titik yang dimaksud untuk memastikan temuan tersebut.
Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, membenarkan bahwa sosok tersebut merupakan korban yang selama ini dicari.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban kami evakuasi ke RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau,” ujarnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kerja keras Tim SAR Gabungan serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Setelah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat di antaranya Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, BPBD Lamandau, Polres Lamandau, perangkat Desa Kinipan, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang turut membantu pencarian di sepanjang aliran sungai.








