apahabar.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Tenaga Kerja kembali membuka pelatihan dan sertifikasi Satpam Gada Pratama tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah Pemkab Tabalong dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan siap kerja.
Pelatihan ini juga bagian dari target pemerintah daerah untuk mencetak 15.000 tenaga kerja terampil. Harapannya, masyarakat Tabalong memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dunia kerja, termasuk di sektor keamanan yang kebutuhannya terus meningkat.
Pendaftaran pelatihan dibuka mulai 14 hingga 21 Januari 2026. Program ini khusus diperuntukkan bagi warga Kabupaten Tabalong yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP elektronik.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Hadi Ismanto, menjelaskan pelatihan tersebut terbuka bagi laki-laki maupun perempuan berusia 18 hingga 35 tahun dengan pendidikan minimal SLTA atau sederajat.
Untuk persyaratan fisik, peserta laki-laki harus memiliki tinggi badan minimal 165 sentimeter, sementara perempuan minimal 155 sentimeter.
Selain itu, calon peserta wajib memiliki kartu pencari kerja atau kartu kuning, tidak bertato dan tidak bertindik bagi pria, serta tidak bertato bagi perempuan. Peserta juga diminta melampirkan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari puskesmas, klinik, atau rumah sakit umum, serta pas foto terbaru berlatar belakang merah.
Menariknya, pelatihan ini juga memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas tertentu selama memenuhi syarat yang telah ditentukan. Peserta juga dipastikan belum pernah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja maupun Balai Latihan Kerja Tanjung.
Proses seleksi akan dimulai dengan seleksi administrasi pada 22–23 Januari 2026, dilanjutkan seleksi fisik pada 26–27 Januari 2026. Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 28 hingga 30 Januari 2026.
Pelatihan sendiri akan berlangsung selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Februari 2026 dengan sistem asrama, sehingga peserta diwajibkan tinggal selama masa pelatihan.
Hadi mengajak masyarakat Tabalong memanfaatkan kesempatan ini, apalagi kebutuhan tenaga keamanan diperkirakan akan terus meningkat, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Hari ini sudah kita buka selama tujuh hari ke depan. Silakan warga Tabalong yang ber-KTP Tabalong mencoba. Peluangnya besar, IKN itu sangat membutuhkan. Saya ingin adik-adik yang ikut memiliki mental yang bagus dan siap bersaing,” ujarnya.
Peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan mendapatkan berbagai fasilitas selama pelatihan, mulai dari asrama, konsumsi tiga kali sehari dan snack, alat tulis, seragam lengkap satpam, sepatu PDL, layanan kesehatan 24 jam, hingga sertifikat atau ijazah Gada Pratama serta kartu tanda anggota satpam.


