Pemkab Tabalong

Penerimaan CASN 2026 di Tabalong, Fokus Mengisi Formasi Pegawai Pensiun

Kebutuhan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di SKPD hingga kecamatan di Kabupaten Tabalong mencapai 1.620 orang.

Featured-Image
Wabup Habib M Taufani Alkaf, memimpin rakoor usulan penerimaan ASN di Tabalong. Foto - Prokopim Setda Tabalong

apahabar.com, TANJUNG - Kebutuhan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di SKPD hingga kecamatan di Kabupaten Tabalong mencapai 1.620 orang.
Kebutuhan itu hasil usulan seluruh SKPD dan kecamatan baik untuk CPNS maupun PPPK.
Jumlah usulan kebutuhan ASN itu terdiri untuk jabatan teknis yang masing-masing CPNS 532 orang dan PPPK 414 orang dengan total 946 orang.
"Kemudian, jabatan tenaga kesehatan terdiri dari 254 CPNS dan 174 PPPK dengan total 428 orang serta jabatan guru terdiri dari 68 CPNS dan 178 PPPK," kata Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Tabalong, H Fauzan, pada rapat koordinasi usulan penerimaan ASN tahun 2026 di aula BPKAD setempat, Kamis (26/3/2026).
Terpisah, Wakil Bupati Tabalong Habib M Taufani Alkaf, mengatakan dalam penerimaan ASN tahun 2026 pihaknya akan memfokuskan untuk mengisi formasi yang akan memasuki masa pensiun.
"Kesimpulannya, kita fokus dengan jumlah ASN kurang lebih 165 orang yang pensiun, maka dari itu, kami penuhi dulu kuota pensiun untuk mengisi formasi di tahun 2026 ini," terangnya.
Habib Taufan bilang formasi CASN 2026 berdasarkan hasil rakor, untuk CPNS ada sebanyak 132 orang dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 33 orang.
"Jadi usulan 1.620 orang belum bisa diakomodasi karena melihat kemampuan keuangan dan ada aturan yang menyatakan sesuai dengan UU Nomor 1 tahun 2022, untuk belanja pegawai hanya 30 persen. Saat ini sudah 29 persen," bebernya.
Kata Wabup Tabalong, hasil rakor ini akan diusulkan ke Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia.
"Nanti kami usulkan dulu ke Menpan RB, mudah-mudahan sesuai dengan kuota jumlah yang pensiun di tahun 2026 ini," tutupnya.
Editor


Komentar
Banner
Banner