apahabar.com, TANJUNG - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tabalong menggelar Pra Musrenbang penanganan stunting.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pusat Informasi Pembangunan, Rabu (11/3/2026) ini diikuti SKPD terkait, seluruh Camat, dunia usaha serta pejabat terkait lainnya.
Kepala Bapperida Tabalong, H Arianto mengatakan, pra Musrenbang penanganan stunting secara berjenjang dilakukan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat.
"Jadi hari ini, para Camat menyampaikan presentasi hasil dari proses pra Musrenbang kemarin terkait problem, penyebab, akibat, fenomenanya seperti apa, usulan konkret ke SKPD dan dalam bentuk apa," jelasnya.
Arianto bilang para camat juga harus menyampaikan hal-hal dalam penanganan stunting yang harus dilakukan di tingkat kabupaten dan memang menjadi kewenangan kabupaten.
"Sehingga urusan stunting di tingkat desa bisa terselesaikan di desa dan hal yang dilakukan di tingkat kecamatan selesai di kecamatan," katanya.
"Ada beberapa hal yang dibahas pada pra musrenbang ini, di antaranya kondisi lingkungan seperti yang berhubungan dengan air bersih, sanitasi penduduk bermasalah stunting, mengenai asupan dan pola asuh," imbuh Arianto.
Sementara itu, Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat Pra Musrenbang yang beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan.
"Kami harapkan hari ini, seluruh camat memaparkan, kemudian intervensi SKPD terkait dengan rencana aksi penanganan stunting," pintanya.
Hamida, meminta dalam pertemuan pra Musrenbang penanganan stunting ini mendapatkan hasil laporannya secepatnya karena akan disampaikan ke Bupati Tabalong.
"Paling sampai sore laporannya sudah ada, karena Bupati juga sudah menunggu, apa saja rencana aksi dalam rangka percepatan penanganan stunting ini," tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Tabalong Gelar Pra Musrenbang Penanganan Stunting








