Banjarmasin Hits

PWI Kalsel Gelar Buka Puasa Bersama, Soroti Peran Pers dan Isu Kepemilikan Media

Ratusan wartawan dari berbagai media menghadiri buka puasa bersama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) di sekretariatnya

Featured-Image
PWI Kalsel menggelar buka puasa bersama meningkatkan silaturrahmi insan pers. Foto-PWI Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN - Ratusan wartawan dari berbagai media menghadiri buka puasa bersama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) di sekretariatnya Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Banjarmasin, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengingat pentingnya peran pers menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus hoaks.

Ratusan wartawan dari media elektronik, cetak, dan daring. Sejumlah perwakilan organisasi pers, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta pihak swasta turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

“Alhamdulillah, hari ini banyak rekan-rekan wartawan yang hadir. Ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan insan pers di Banua,” kata Zainal.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung masa depan industri media di Indonesia. Menurut dia, salah satu poin kerja sama pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat dinilai berpotensi merugikan industri pers nasional.

Poin yang dimaksud berkaitan dengan kemungkinan investor asing memiliki hingga 100 persen saham perusahaan media. 

Kebijakan tersebut, kata dia, mendapat penolakan dari Dewan Pers dan sejumlah organisasi pers. “Hal ini dinilai berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, Pemprov Kalsel menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga kondusivitas daerah. Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rusma Khazairin yang mewakili Gubernur Kalsel Muhidin.

Menurut Rusma, insan pers memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik melalui pemberitaan di media massa. 

Karena itu, wartawan diharapkan dapat memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan tidak mengandung hoaks.

Ia juga menilai ruang publik saat ini semakin rentan terhadap penyebaran informasi yang tidak benar. Dalam konteks itu, jurnalis diharapkan dapat membantu menjaga persatuan masyarakat di Kalsel.

Acara buka puasa bersama tersebut juga diisi ceramah agama yang disampaikan oleh Muhammad Mubarak. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para wartawan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbaiki niat dalam setiap aktivitas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara insan pers dan para undangan yang hadir. Diserahkan pula bingkisan paket Ramadan dari Hasnur Group.

Editor


Komentar
Banner
Banner